materi pelatihan bantuan hidup dasar, pelatihan bantuan hidup dasar, pelatihan bhd, trianing BHD

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar – Pelatihan BHD 2021 – Training BHD

PELATIHAN KHUSUS :
“BANTUAN HIDUP DASAR”

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit menyebutkan bahwa Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Gawat Darurat itu sendiri adalah keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan lebih lanjut. Keadaan Gawat Darurat bisa terjadi kapan saja, siapa saja dan dimana saja. Kondisi ini menuntut kesiapan seluruh petugas rumah sakit baik medis maupun non medis untuk mengantisipasi kejadian itu. Bila kita cermati, kematian-kematian karena henti jantung dan henti nafas selama ini cukup banyak.
Oleh sebab itu kemampuan seluruh petugas rumah sakit baik medis maupun non medis sangat diperlukan untuk melakukan pertolongan pertama kepada pasien terutama kasus emergency sejak mulai masuk RS (Pre Hospital) dan di sekeliling areal rumah sakit (Intra Hospital). Kecepatan pertolongan pertama kepada korban sangat menentukan keselamatan jiwa. Keterlambatan pertolongan akan membuat kondisi fatal.
Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah pertolongan pertama yang dilakukan pada pasien/korban henti jantung atau henti nafas. Resusitasi Jantung Paru merupakan bagian dari tindakan bantuan hidup dasar. Tindakan ini dilakukan untuk menjaga jalan nafas tetap terbuka, menunjang pernafasan dan sirkulasi tanpa menggunakan alat-alat bantu. Usaha ini harus dimulai dengan mengenali secara tepat keadaan tanda henti jantung atau henti nafas dan segera memberikan bantuan sirkulasi dan ventilasi. Selain itu Resusitasi juga dikatakan sebagai sebuah upaya menyediakan oksigen ke otak, jantung dan organ-organ vital lainnya melalui sebuah tindakan yang meliputi pemijatan jantung dan ventilasi yang memenuhi syarat.

TUJUAN

Tujuan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Ini Untuk Meningkatkan Keterampilan Pegawai Rumah Sakit Baik Medis Maupun Non Medis Dalam Menangani Kasus-Kasus Dengan Kegawat Daruratan, Khususnya Dalam Memberikan Bantuan Hidup Dasar Disaat Bantuan Medis Belum Ada.

MATERI

  1. Pengenalan Awal Dan Penanganan Pertama Korban
  2. Bantuan Hidup Dasar
  3. Airway Management
  4. Bantuan Pernafasan
  5. Bantuan Sirkulasi
  6. Stabilisasi Dan Transportasi
  7. Penanganan Syok Perdarahan
  8. Henti Jantung
  9. Aritmia Lethal
  10. Defibrilator

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Prima In Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Prima In Hotel (MALIOBORO)
Jl. Gandekan No.47, Pringgokusuman, Gedong Tengen, Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296  / 081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL 2021

JANUARI FEBRUARI MARET
04 – 06

14 – 16

28 – 30

01 – 03

15 – 17

25 – 27

01 – 03

15 – 17

29 – 31

 

APRIL MEI JUNI
01 – 03

12 – 14

22 – 24

03 – 05

17 – 19

27 – 29

03 – 05

17 – 19

27 – 29

 

JULI AGUSTUS SEPTEMBER
01 – 03

12 – 14

29 – 31

02 – 04

12 – 14

26 – 28

02 – 04

13 – 15

27 – 29

 

OKTOBER NOVEMBER DESEMBER
04 – 06

14 – 16

25 – 27

01 – 03

11 – 13

25 – 27

02 – 04

13 – 15

27 – 29

hygiene sanitasi rumah sakit, materi hygiene dan sanitasi rumah sakit, pelatihan hygiene dan sanitasi, pelatihan hygiene dan sanitasi rumah sakit, training hygiene dan sanitasi rumah sakit, workshop hygiene dan sanitasi rumah sakit

Training Hygiene dan Sanitasi Rumah Sakit – Pelatihan Hygiene dan Sanitasi – Materi Hygiene dan Sanitasi Rumah Sakit

BIMTEK KHUSUS
“HYGIENE DAN SANITASI RUMAH SAKIT”

Kepada Yth.
Direktur/Manajer Rumah Sakit, Ka. Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit, Admin & Staff Document Control Dept Rekam Medis Rumah Sakit,Team Akreditasi Rumah Sakit, Perwakilan Manajemen, Dept Sumber Daya Rumah Sakit

 Hygiene Sanitasi Rumah Sakit– Berbeda dengan tenaga kerja di perusahaan-perusahaan, Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Kecelakaan Kerja (KK) di kalangan petugas kesehatan dan non kesehatan di Indonesia belum terekam dengan baik. Jika kita pelajari angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja di beberapa negara maju (dari beberapa pengamatan) menunjukan kecenderungan peningkatan prevalensi. Sebagai faktor penyebab, sering terjadi karena kurangnya kesadaran pekerja dan kualitas serta keterampilan pekerja yang kurang memadai. Banyak pekerja yang meremehkan risiko kerja, sehingga tidak menggunakan alat-alat pengaman walaupun sudah tersedia.

Dalam penjelasan undang-undang nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan telah mengamanatkan antara lain, setiap tempat kerja harus melaksanakan upaya kesehatan kerja, agar tidak terjadi gangguan kesehatan pada pekerja, keluarga, masyarakat dan lingkungan disekitarnya. Tenaga kesehatan yang perlu kita perhatikan yaitu semua tenaga kesehatan yang merupakan suatu institusi dengan jumlah petugas kesehatan dan non kesehatan yang cukup besar. Kegiatan tenaga atau petugas kesehatan mempunyai risiko berasal dari faktor fisik, kimia, ergonomi dan psikososial. Variasi, ukuran, tipe dan kelengkapan sarana dan prasarana menentukan kesehatan dan keselamatan kerja. Seiring dengan kemajuan IPTEK, khususnya kemajuan teknologi sarana dan prasarana, maka risiko yang dihadapi petugas tenaga kesehatan semakin meningkat.

Petugas atau tenaga kesehatan merupakan orang pertama yang rentan terhadap masalah kesehatan yang merupakan kendala yang dihadapi untuk setiap tahunnya. Selain itu dalam pekerjaannya menggunakan alat – alat kesehatan, berionisasi dan radiasi serta alat-alat elektronik dengan voltase yang mematikan, dan melakukan percobaan dengan penyakit yang dimasukan ke jaringan hewan percobaan. Oleh karena itu penerapan budaya “aman dan sehat dalam bekerja” hendaknya dilaksanakan pada semua Institusi di Sektor / Aspek Kesehatan.

Perlu diketahui bahwa bagi petugas kesehatan harus tersedia fasilitas atau sarana dan prasarana sebagai berikut

  • Sarana/Prasana Kesehatan adalah sarana kesehatan yang meliputi berbagai alat / media elektronik yang harus ada di Tempat Kerja Kesehatan untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan dan faktor yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan perorangan dan masyarakat.
  • Disain Sarana / Prasarana Kesehatan harus mempunyai sistem yang memadai dengan sirkulasi udara yang kuat agar suasana di dalam ruangan tersebut menjadi nyaman.
  • Disain Sarana / Prasarana Kesehatan harus mempunyai pemadam api yang tepat terhadap segala sesuatu yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.
  • Harus tersedia alat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaam (P3K)

TUJUAN

untuk memberikan pembekalan dan pemahaman kepada perawat / paramedis perusahaan dan RS agar dapat mengimplementasikan aspek kesehatan kerja sesuai standar.Mampu melakukan identifikasi risiko seperti faktor fisik, kimiawi serta biologis, bekerja di rumah sakit serta fasilitas medis lainnya.

  • Mampu mengembangkan upaya kontrol terhadap faktor risiko tersebut.
  • Mampu mengembangkan program pencegahan seperti menetapkan alat pelindung diri yang diperlukan.
  • Mampu mengembangkan program pemeriksaan kesehatan yang sesuai dengan jenis pekerjaan (“job-related”)
  • Memahami program patient safety.

MATERI

  • Kebijakan Ketenagakerjaan di bidang Hiperkes (higiene perusahaan dan kesehatan kerja)
  • Perundang-undangan yg berkaitan dengan Hiperkes
  • Profesi Perawat Hiperkes
  • Kesehatan Kerja
  • Penyakit Akibat Kerja
  • Higene Faktor Fisika
  • Higene Faktor Kimia
  • Dasar-dasar K3
  • P3K dan resusitasi
  • Alat Pelindung Diri (APD)
  • Post Test
  • Diskusi

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Prima In Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Prima In Hotel (MALIOBORO)
Jl. Gandekan No.47, Pringgokusuman, Gedong Tengen, Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL 2021

JANUARI FEBRUARI MARET
04 – 06

14 – 16

28 – 30

01 – 03

15 – 17

25 – 27

01 – 03

15 – 17

29 – 31

 

APRIL MEI JUNI
01 – 03

12 – 14

22 – 24

03 – 05

17 – 19

27 – 29

03 – 05

17 – 19

27 – 29

 

JULI AGUSTUS SEPTEMBER
01 – 03

12 – 14

29 – 31

02 – 04

12 – 14

26 – 28

02 – 04

13 – 15

27 – 29

 

OKTOBER NOVEMBER DESEMBER
04 – 06

14 – 16

25 – 27

01 – 03

11 – 13

25 – 27

02 – 04

13 – 15

27 – 29

Bimtek Pengelolaan Keuangan BLU/BLUD, BIMTEK PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN RUMAH SAKIT / BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLU) - peraturan pemerintah nomor 61 tahun 2007 - pp no 23 tahun 2005, pelatihan pengelolaan keuangan rumah sakit, training pengeloalaan keuangan rumah sakit

Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Rumah Sakit / Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)

BIMTEK KHUSUS
“PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH SAKIT BLU ( BADAN LAYANAN UMUM 
) PP No. 23/2005 dan Permendagri No 61/2007”

Kepada Yth.
Direktur RS, Kabag. Keuangan RS

Dengan Hormat,

Pada tahun 2005 dikeluarkan PP No. 23/2005 dan Permendagri No 61/2007 yang mengatur tentang pengelolaan keuangan pada BLU dimana semua Rumah Sakit pemerintah harus berubah statusnya menjadi BLU/BLUD. Aturan ini menjadi landasan hukum bagi RS pemerintah untuk lebih otonom dibidang keuangan. Dengan demikian, prinsip efisiensi harus menjadi bagian dari sistem manajemen. Ini juga menjadi starting point untuk meningkatkan sistem manajemen di rumah sakit pemerintah dalam pengelolaan yang lebih berjiwa entrepreneurship dengan menerapkan konsep bisnis secara sehat. Persyaratan substantif, teknis maupun administratif yang dicantumkan dalam PP No. 23/2005 maupun Permendagri 61/2007 bukan sekedar dokumen-dokumen kelengkapan yang harus disediakan oleh manajemen RS. Dalam berbagai persyaratan tersebut terkandung janji yang harus dipenuhi dalam suatu periode tertentu, yang tidak mudah dipenuhi jika tidak dibarengi dengan konsistensi dan komitmen yang tinggi.

Sebagaimana diketahui juga, Menghadapi Kebijakan Zero Growth Formasi PNS dan Aplikasi Manajemen Modern Dalam Pembinaan SDM Birokrasi. Pemerintah berkomitmen ingin membenahi segala sesuatunya. Berbagai aturan yang berkaitan dengan kepegawaian juga akan ditata kembali. Terdapat beberapa pengecualian dalam Zero Growth Formasi PNS ini, seperti tenaga medis, dokter dan perawat, petugas keselamatan publik dan tenaga pengajar.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari PISAT DIKLAT bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan BIMTEK KHUSUS RUMAH SAKIT: “PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH SAKIT BLU (BADAN LAYANAN UMUM ) PP No. 23/2005 dan Permendagri No 61/2007 ”

Tujuan
Memberi pemahaman Kepada Peserta tentang pengelolaan Keuangan Rumah Sakit BLU (Badan Layanan Umum)

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Prima In Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Prima In Hotel (MALIOBORO)
Jl. Gandekan No.47, Pringgokusuman, Gedong Tengen, Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat,  No. Rek. : 137-00-1698692-5

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL 2021

JANUARI FEBRUARI MARET
04 – 06

14 – 16

28 – 30

01 – 03

15 – 17

25 – 27

01 – 03

15 – 17

29 – 31

 

APRIL MEI JUNI
01 – 03

12 – 14

22 – 24

03 – 05

17 – 19

27 – 29

03 – 05

17 – 19

27 – 29

 

JULI AGUSTUS SEPTEMBER
01 – 03

12 – 14

29 – 31

02 – 04

12 – 14

26 – 28

02 – 04

13 – 15

27 – 29

 

OKTOBER NOVEMBER DESEMBER
04 – 06

14 – 16

25 – 27

01 – 03

11 – 13

25 – 27

02 – 04

13 – 15

27 – 29