Manajemen Aset, Manajemen Aset Rumah Sakit, Pelatihan Manajemen Aset, pelatihan sarana dan prasarana rumah sakit

Pelatihan Manajemen Aset Rumah Sakit 2025

Pelatihan Manajemen Aset

PELATIHAN KHUSUS
“MANAJEMEN ASET, INVENTARISASI, PEMELIHARAAN SARANA-PRASARANA DAN FASILITAS RUMAH SAKIT”

KepadaYth.
Direktur/Wakil Direktur RS, Financial accounting & staff, Financial manager & controller, Project officer & analyst, Accounting manager, Purchasing manager, Operation manager, Corporate planner & analysis.

Pelatihan Manajemen AsetAsset dalam perusahaan meliputi: kantor, peralatan mesin produksi/peralatan operasional, plant site/fisik pabrik merupakan, sumber daya, teknologi dan juga sebagainya merupakan kepemilikan yang mempunyai nilai kapital sangat besar dan menunjang proses bisnis serta ekspansi bisnis kedepan. Karena pentingnya hal tersebut maka diperlukan sumber daya manusia yang mampu dan berkompeten dalam pengelolaan asset yang baik dan tepat guna, dengan memanfaatkan penggunaan teknologi terkini secara optimal diantaranya seperti database management yang bisa mencatat dan mengupdate status asset, pemeliharaan asset, penyusutan, mutasi dan rotasi asset, serta status siapa penggunanya. Training ini akan membahas secara tuntas mengenai pengelolaan aset rumah sakit yang efektif dan efisien sehingga kedepan di harapkan rumah sakit akan mampu mengelola aset mereka dengan tepat guna, efektif dan efisien.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari  PUSAT DIKLAT bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “MANAJEMEN ASET, INVENTARISASI, PEMELIHARAAN SARANA-PRASARANA DAN FASILITAS RUMAH SAKIT”

TUJUAN

  1. Peserta memahami pentingnya pengelolaan aset secara profesional dan juga terintegrasi.
  2. Peserta memahami mengenai planning, pengadaan, verifikasi, pencatatan, layout, pergudangan, pemeliharaan, sistem informasi aset, serta monitoring dan juga evaluasi.
  3. Peserta mampu melakukan pengelolaan aset secara efektif dan efisien sihingga dapat mengurangi pemborosan.
  4. Peserta mampu mengatasi masalah yang timbut terkait dengan aset perusahaan seperti konflik aset dan juga  kehilangan aset.
  5. Peserta mampu mengimplementasikan sistem informasi manajemen aset di perusahaan/instansi masing-masing.

MATERI

  1. Konsep Dasar Manajemen Aset dan Ruang lingkup Manajemen Aset Rumah Sakit
  2. Perencanaan Manajemen Aset: prosedur perencanaan kebutuhan aset dan penganggarannya
  3. Pengadaan Aset (Procurement): sistem dan prosedur pengadaan aset : swakelola/ outsourcing, penyimpangan dalam pengadaan, pengawasan pengadaan, formulir –formulir prosedur pengadaan.
  4. Manajemen Penggudangan Aset (Warehousing): prosedur penerimaan, verifikasi, pendistribusian dan prinsip penyimpanan aset dan formulir inventarisasi asset di Gudang.
  5. Kodifikasi dan Sistem informasi Asset: Perencanaan kodifikasi dan SIM
  6. Manajemen Keuangan Aset dan Penilaian Aset Rumah Sakit
  7. Pengukuran dan Evaluasi Aset Rumah Sakit
  8. Pemeliharaan dan pengawasan aset Rumah Sakit
  9. Sumberdaya Manusia dalam Penanganan Aset Perusahaan: Struktur Organisasi Manajemen Aset, Pengaturan Tugas dan Wewenang Pengelolaan Aset, dan Mengatasi Konflik Terkait dengan Aset.
  10. Administrasi dan database aset Rumah Sakit
  11. Metode Lelang dan Penghapusan Aset Rumah Sakit

METODE

1.Ceramah
2.Diskusi
3.Simulasi
4.Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2025

JANUARIFEBRUARIMARET
02 – 04 JANUARI 202506 – 08 FEBRUARI 202506 – 08 MARET 2025
13 – 15 JANUARI 202517 – 19 FEBRUARI 202517 – 19 MARET 2025
20 – 22 JANUARI 202526 – 28 FEBRUARI 202524 – 26 MARET 2025
APRILMEIJUNI
03 – 05 APRIL 202508 – 10 MEI 202502 – 04 JUNI 2025
14 – 16 APRIL 202519 – 21 MEI 202516 – 18 JUNI 2025
24 – 26 APRIL 202526 – 28 MEI 202523 – 25 JUNI 2025
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
07 – 09 JULI 202507 – 09 AGUSTUS 202508 – 10 SEPTEMBER 2025
17 – 19 JULI 202518 – 20 AGUSTUS 202518 – 20 SEPTEMBER 2025
24 – 26 JULI 202525 – 27 AGUSTUS 202525 – 27 SEPTEMBER 2025
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
06 – 08 OKTOBER 202506 – 08 NOVEMBER 202504 – 06 DESEMBER 2025
16 – 18 OKTOBER 202517 – 18 NOVEMBER 202518 – 20 DESEMBER 2025
23 – 25 OKTOBER 202527 – 29 NOVEMBER 202529 – 31 DESEMBER 2025
Early Warning System, materi pelatihan ews, Pelatihan EWS

Pelatihan Early Warning System (EWS) Rumah Sakit 2025

Pelatihan Early Warning System
Pelatihan Early Warning System

BIMTEK KHUSUS
“EWS (EARLY WARNING SYSTEM) RUMAH SAKIT”

Kepada Yth.
Direktur/ Wakil Direktur Rumah Sakit, Perawat, Bidan, Dokter Rumah sakit, Tenaga Kesehatan Lainnya Yang Ada Di Rumah Sakit, Profesi Kesehatan Lainnya

Pelatihan Early Warning System – Pelayanan gawat darurat adalah pelayanan profesional yang didasarkan pada ilmu dan metodologi keperawatan gawat darurat berbentuk pelayanan bio-psiko-sosio-spiritual yang komprehensif, ditujukan kepada pasien yang mempunyai masalah aktual atau resiko yang mengancam kehidupan terjadinya secara mendadak atau tidak dapat diperkirakan, dan tanpa atau disertai kondisi lingkungan yang tidak dapat dikendalikan. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu mencegah kematian atau cacat yang mungkin terjadi.

Asuhan keperawatan dan medis gawat darurat adalah rangkaian kegiatan praktek gawat darurat yang di berikan kepada klien oleh perawat yang berkompeten di ruang gawat darurat. Asuhan yang di berikan meliputi biologis, psikologis, dan sosial klien baik aktual yang timbul secara bertahap maupun mendadak. (Dep.Kes RI, 2005). Proses asuhan gawat darurat berbeda dengan asuhan keperawatan, asuhan medis yang ada di ruangan lain, karena ketika perawat melakukan pengkajian faktor waktu dan informasi terbatas, Prioritasnya adalah mengkaji dan mengatasi masalah yang mengancam kehidupan. Intervensi yang di lakukan berdasarkan masalah yang ada , Sedangkan sifat evaluasi dalam menit, bukan jam atau hari.

Code Blue

Code blue adalah isyarat yang di gunakan dalam rumah sakit yang menandakan adanya seorang pasien yang sedang mengalami henti jantung (Cardiac Arrest) atau mengalami situasi henti nafas (Respiratory Arrest) dan situasi darurat lainnya yang menyangkut dengan nyawa pasien.Sedangkan Tim code blue adalah kelompok tenaga medis yang ditujukan untuk menangani kejadian henti jantung atau henti nafas di area rumah sakit.

Early Warning Scoring System adalah sebuah sistem skoring fisiologis yang umumnya di gunakan di unit medikal bedah sebelum pasien mengalami kondisi kegawatan. Skoring EWSS disertai dengan algoritme tindakan berdasarkan hasil skoring dari pengkajian pasien. (Duncan & McMullan, 2012). Penerapan EWSS di gawat darurat karena terjadinya over crowding, sehingga memperpanjang waktu tunggu rawat di IGD, Monitoring yang di lakukan tidak optimal menyebabkan pasien mengalami perburukan dari katagori kuning menjadi merah.

Early warning scores lebih berfokus kepada mendeteksi kegawatan sebelum hal tersebut terjadi. Sehingga di harapkan dengan tatalaksana yang lebih dini, kondisi yang mengancam jiwa dapat tertangani lebih cepat atau bahkan dapat di hindari, sehingga output yang di hasilkan lebih baik (Firmansyah, 2013). Sistem dalam early warning scoring di kenal dengan sistem “Melacak dan Memicu’. Pendeteksian dini untuk melacak atau menemukan pasien yang mengalami perburukan kondisi dengan hasil analisa tanda-tanda vital dalam parameter fisiologis sesuai hasil scoring. Dan Memicu panggilan team medik reaksi cepat untuk memberikan intervensi secara cepat pada pasien dengan status kondisi yang memburuk. (NHS, Report 2012).

TUJUAN

Setelah Mengikuti Training Ini Di harapkan Peserta Mampu :

  1. Memahami Tentang Prinsip EWS, Komponen EWS Code Blue
  2. Memahami Tentang Parameter Fisiologi EWS Code Blue
  3. Memahami Tentang Pelaksanaan EWS Code Blue
  4. Memahami Tentang Langkah Penggunaan NEWS 2 Versi 2017

MATERI

  1. Prinsip EWS (Early Warning Score)
  2. Komponen EWS
  3. Pelaksanaan EWS
  4. Parameter Fisiologi EWS Pasien Dewasa, Anak, Obstetric
  5. Pemantauan EWS
  6. Lembar Rekam Medis EWS
  7. Code Blue
  8. Pengenalan Dini Kegawatdaruratan
  9. Penyusunan Panduan Spo Tentang EWS
  10. Langkah Penggunaan News 2 Versi 2017
  11. Tingkat Kesadaran ACVPU
  12. FMEA (Failure Mode Effect Analysis)

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2025

JANUARIFEBRUARIMARET
02 – 04 JANUARI 202506 – 08 FEBRUARI 202506 – 08 MARET 2025
13 – 15 JANUARI 202517 – 19 FEBRUARI 202517 – 19 MARET 2025
20 – 22 JANUARI 202526 – 28 FEBRUARI 202524 – 26 MARET 2025
APRILMEIJUNI
03 – 05 APRIL 202508 – 10 MEI 202502 – 04 JUNI 2025
14 – 16 APRIL 202519 – 21 MEI 202516 – 18 JUNI 2025
24 – 26 APRIL 202526 – 28 MEI 202523 – 25 JUNI 2025
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
07 – 09 JULI 202507 – 09 AGUSTUS 202508 – 10 SEPTEMBER 2025
17 – 19 JULI 202518 – 20 AGUSTUS 202518 – 20 SEPTEMBER 2025
24 – 26 JULI 202525 – 27 AGUSTUS 202525 – 27 SEPTEMBER 2025
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
06 – 08 OKTOBER 202506 – 08 NOVEMBER 202504 – 06 DESEMBER 2025
16 – 18 OKTOBER 202517 – 18 NOVEMBER 202518 – 20 DESEMBER 2025
23 – 25 OKTOBER 202527 – 29 NOVEMBER 202529 – 31 DESEMBER 2025

 

pelatihan KPS, Training KPS, training kualifikasi dan pendidikan staf, Training kualifikasi dan pendidikan staff

Pelatihan Kualifikasi dan Pendidikan Staff (KPS) 2025

 

PELATIHAN KHUSUS
“KUALIFIKASI DAN PENDIDIKAN STAFF (KPS)”

Kepada Yth.
Direktur RS,Team Akreditasi Rumah Sakit, Perwakilan Manajemen, Dept Sumber Daya Rumah Sakit dan semua pihak yang terlibat secara langsung ataupun tidak dalam pengelolahan dan manajerial Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit, serta perwakilan instalasi yang terlibat dalam proses akreditasi rumah sakit.

Rumah sakit membutuhkan cukup banyak orang dengan berbagai keterampilan, dan orang yang kompeten untuk melaksanakan misi rumah sakit dan juga memenuhi kebutuhan pasien. Pemimpin rumah sakit bekerja sama untuk mengetahui jumlah dan jenis staff yang di butuhkan berdasarkan rekomendasi dari unit kerja dan juga direktur pelayanan. Rumah sakit harus memberikan kesempatan bagi staf untuk belajar dan mengembangkan kepribadian dan profesionalitasnya. Dimana kesempatan pembelajaran lain harus di tawarkan kepada staff terutama sekali dari staf medis dan perawat , sebab mereka terlibat dalam proses asuhan klinis dan bekerja langsung dengan pasien. Maka itu perlu Training Kualifikasi dan Pendidikan Staff (KPS) sesuai standar akreditasi rumah sakit.

Sehubungan dengan hal semua di atas, maka kami dari PUSAT DIKLAT bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “KUALIFIKASI DAN PENDIDIKAN STAFF (KPS)”

TUJUAN

  1. Peserta di harapkan dapat menetapkan pendidian , ketrampilan, pengetahuan dan persyaratan lainnya bagi seluruh staff.
  2. Peserta dapat mengembangkan dan mengimplementasikan proses untuk rekruitmen, evaluasi dan penetapan staf serta prosedur terkait lainnyya yang di tetapkan rumah sakit
  3. Peserta dapat memastikan bahwa pengetahuan keterampilan staf klinis sesuai dengan kebutuhan pasien.
  4. Peserta di harapkan dapat memastikan bahwa pengetahuan dan keterampilan staf non klinis konsisten dengan kebutuhan rumah sakit.
  5. Peserta dapat merencanakan susunan kepegawaian di riview secara terus menerus sesuai kebutuhan

MATERI

  1. Perencanaan dalam menetapkan pendidikan, keterampilan, pengetahuan seluruh staf
  2. Orientasi dan pendidikan seluruh staf
  3. Menetapkan keanggotaan staf medis
  4. Penetapan kewenangan klinis staff medis
  5. Monitoring berkelanjutan staff medis(ongoing monitoring) dan evaluasi anggota staff medis
  6. Mengumpulkan, memverifikasi dan mengevaluasi kredensial staff keperawatan
  7. Praktisi pelayanan kesehatan

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2025

JANUARIFEBRUARIMARET
02 – 04 JANUARI 202506 – 08 FEBRUARI 202506 – 08 MARET 2025
13 – 15 JANUARI 202517 – 19 FEBRUARI 202517 – 19 MARET 2025
20 – 22 JANUARI 202526 – 28 FEBRUARI 202524 – 26 MARET 2025
APRILMEIJUNI
03 – 05 APRIL 202508 – 10 MEI 202502 – 04 JUNI 2025
14 – 16 APRIL 202519 – 21 MEI 202516 – 18 JUNI 2025
24 – 26 APRIL 202526 – 28 MEI 202523 – 25 JUNI 2025
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
07 – 09 JULI 202507 – 09 AGUSTUS 202508 – 10 SEPTEMBER 2025
17 – 19 JULI 202518 – 20 AGUSTUS 202518 – 20 SEPTEMBER 2025
24 – 26 JULI 202525 – 27 AGUSTUS 202525 – 27 SEPTEMBER 2025
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
06 – 08 OKTOBER 202506 – 08 NOVEMBER 202504 – 06 DESEMBER 2025
16 – 18 OKTOBER 202517 – 18 NOVEMBER 202518 – 20 DESEMBER 2025
23 – 25 OKTOBER 202527 – 29 NOVEMBER 202529 – 31 DESEMBER 2025

Pelatihan Kualifikasi dan Pendidikan Staff

 

ICU Dan NICU, icu nicu, pelatihan icu, pelatihan icu nicu, Pelatihan Manajemen ICU dan NICU Rumah Sakit, pelatihan nicu

ICU Dan NICU – ICU Adalah – NICU Adalah

ICU Dan NICU

 

ICU Dan NICU Kedua ruangan ini adalah ruangan untuk merawat pasien secara intensif. ICU di peruntukkan pada pasien dewasa. NICU adalah untuk pasien bayi baru lahir.

Ruang ICU (intensive care unit) adalah ruangan khusus yang di sediakan rumah sakit untuk merawat pasien dengan kondisi yang membutuhkan pengawasan ketat. Ruangan ini di lengkapi dengan peralatan medis khusus yang di gunakan untuk menunjang proses pengobatan dan juga pemulihan pasien. Selama berada di dalam ruang ICU, pasien akan di pantau selama 24 jam oleh dokter spesialis, dokter jaga, dan juga perawat yang sudah kompeten. Untuk memantau kondisi pasien secara lebih detail, tubuh pasien akan terhubung dengan berbagai peralatan medis melalui selang atau kabel. Ruang NICU adalah ruangan khusus yang tidak sembarang orang bisa masuk. Hal ini di karenakan kondisi bayi-bayi di dalamnya sangat sensitif terhadap infeksi, suara, cahaya sehingga ketenangannya pun sangat di jaga.

Perbedaan ICU Dan NICU:

  • ICU : ICU menyediakan tindakan medis yang bersifat kritis dan juga system pendukung funmgsi organ tubuh atau life support pada pasien yang sakit atau terluka parah. Kondisi pasien yang biasanya di tangani di ICU adalah seperti luka besat (major trauma), luka bakar parah, gagal napas, pasien usia transplantasi organ, operasi kardiotoraks, dan juga dokter yang bersangkutan untuk di kirim ke ICU. Pasien pasca operasi perlu dipantau untuk memastikan kondisi stabil dan tidak ada komplikasi. Pasien lain yang dirawat di ICU adalah mereka yang membutuhkan alat bantu pernapasan atau memiliki penyakit jantung tidak stabil.
  • NICU : NICU merupakan ruangan yang menyediakan pelayanan khusus bagi bayi baru lahir atau NICU (Neonatal Intensive Care Unit). Berusia sekitar 23-24 minggu hingga 40 minggu yang memiliki sistem pencernaan normal. Namun, tidak semua bayi bisa di rawat di NICU. Dalam beberapa kasus, bayi tidak dapat di terima di NICU jika mengamali sakit setelah keluar dari fasilitas layanan kesehatan. Ini bertujuan agar bayi tersebut tidak menginfeksi bayi-bayi lain yang dirawat di NICU. Namun bayi-bayi yang tidak di terima di NICU karena membutuhkan penanganan gawat darurat ini biasanya akan di kirim ke PICU.

 

ICU DAN NICU
Ruangan ICU

 

ICU Dan NICU
Ruangan NICU
icu nicu, materi pelatihan icu, pelatihan icu, pelatihan icu nicu, Pelatihan Manajemen ICU dan NICU Rumah Sakit, pelatihan nicu, training icu dan nicu, training icu dan nicu rumah sakit, Training Manajemen ICU dan NICU Rumah Sakit

Pelatihan ICU Dan NICU Rumah Sakit 2025

ICU dan NICU

PELATIHAN KHUSUS

“MANAJEMEN ICU DAN NICU RUMAH SAKIT”

KepadaYth. Direktur/ Wakil Direktur Rumah Sakit, Seluruh Team Gawat Darurat Rumah Sakit, Anggota P2K3 Rumah Sakit (Klinik, Lab, RS), Perawat, Bidan, Dokter Rumah sakit, Tenaga KesehatanTerlibat Dalam Tim Tanggap Darurat Rumah Sakit, Profesi Kesehatan Lainnya

Perkembangan teknologi dan juga sumber informasi memberikan dampak signifikan keseluruh tatanan kehidupan masyarakat dunia, salah satunya yang terkena dampak signifikan tersebut adalah lembaga pelayanan kesehatan dengan lembaga terbesarnya adalah rumah sakit. Makin hari ke hari keberadaan institusi rumah sakit didesak untuk terus meningkatkan pelayanan dan juga mutu untuk memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pasien maupun para pengunjung rumah sakit. Selain itu juga, kondisi seperti ini memberikan gambaran terkait dengan ketatnya kompetensi sektor kerumah sakitan terhadap pelayanan rumah sakit.

Salah satu faktor penting yang terus dialami para dalam menjadikan image rumah sakit sangat sangat ditentukan oleh, diantaranya: efisiensi, efektivitas pelayanan, kemudahan, kecepatan, kemuktahiran peralatan, kenyamanan dan juga keamanan pasien (patient safety). Salah satu bidang yang kerap kali menjadi sorotan pengunjung yaitu Instalasi ICU (Intensive Care Unit). Tuntutan bagian pelayanan ICU tidak hanya diperuntukan untuk menangani pasien pasca bedah saja, tetapi lebih dari itu, yaitu diantaranya seluruh pasien dengan seluruh tingkat penyakit baik dari golongan dewasa, anak, maupun pasien dengan tingkat penyakit mengalami lebih dari satu disfungsi / gagal organ.

Tantangan bagian ICU dan NICU terkini disaat memiliki keterbatasan dalam jumlah tempat tidur, dituntut juga untuk memiliki sumber daya manusia (team dokter dan juga perawat yang terlatih) serta mampu mengelola dengan maksimal, hal ini juga mengingat bahwa diruangan ICU dan NICU memerlukan dana operasional yang cukup besar dalam mengelolanya. PUSAT DIKLAT Melalui Training Manajemen ICU dan NICU Rumah Sakit ini mencoba berbagi pengalaman dan juga pengetahuan terkait dengan manajemen ICU dan NICU yang tepat guna dan juiga siap dengan perkembangan teknologi dan juga zaman terkini. Dimana dengan ini para pengelola lembaga kesehatan diharapkan mampu, meningkat mutu dan juga pelayanan sehingga kualitas dan image rumah sakit semakin baik.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari PUSAT DIKLAT bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “MANAJEMEN ICU DAN NICU RUMAH SAKIT” 

TUJUAN 

1. Memahami Dan Juga Mengetahui Aspek Serta Peran Penting Instalasi ICU Dan NICU Di Rumah Sakit 2. Memahami Dan Juga Mampu Mengimplementasikan Standar Pelayanan ICU Dan NICU Di Rumah Sakit 3. Mampu Mengelola Manajemen Resiko Di Rumah Sakit 4. Memahami Dan Juga Mengetahui Peran Serta Persyarat ICU Dan NICU Dalam Rangka Proses Akreditas Rumah Sakit 5.Mampu Mengelola Akomodasi Lingkungan Dan Juga Penanganan Limbah Rumah Sakit 6. Mampu Menjadi Team ICU Dan NICU Yang Siap Dengan Tantangan Masa Depan, Serta Mampu Mengahadapi Kemajuan Teknologi Yang Akan Datang

MATERI

  1. Persayaratan Dan Standar Pelayanan Mutu ICU Dan NICU Rumah Sakit Sesuai Dengan Kebijakan Kemenkes RI
  2. Persyaratan Dan Standar ICU Rumah Sakit: Organisasi Sumber Daya Manusia, Prosedur Kerja Pelayanan Dan Kompetensi Personal SDM Sesuai Bidang Yang Ditangani, Sarana Dan Prasarana, Cost Operasional, Pelaporan Dan Rekaman, Dokumentasi,Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pasien, Strategi Dan Pengelolahan Asuhan Keperawatan Yang Efektif Dan Tepat
  3. Persyaratan Dan Standar NICU Rumah Sakit : Organisasi Sumber Daya Manusia, Prosedur Kerja Pelayanan Dan Kompetensi Personal SDM Sesuai Bidang Yang Ditangani, Sarana Dan Prasarana, Cost Operasional, Pelaporan Dan Rekaman, Dokumentasi, Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pasien, Strategi Dan Pengelolahan Asuhan Keperawatan Yang Efektif Dan Tepat
  4. Sistem Manajemen Resiko Di Rumah Sakit
  5. Keterkaitan Manajemen ICU Dan NICU Dalam Proses Akreditas Rumah Sakit, Terkait Dengan Pelayanan Medis Dan Keperawatan.
  6. Persyaratan Dan Aspek Medicolegal Dalam Mutu Serta Pelayanan ICU Dan NICU Rumah Sakit

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2025

JANUARIFEBRUARIMARET
02 – 04 JANUARI 202506 – 08 FEBRUARI 202506 – 08 MARET 2025
13 – 15 JANUARI 202517 – 19 FEBRUARI 202517 – 19 MARET 2025
20 – 22 JANUARI 202526 – 28 FEBRUARI 202524 – 26 MARET 2025
   
APRILMEIJUNI
03 – 05 APRIL 202508 – 10 MEI 202502 – 04 JUNI 2025
14 – 16 APRIL 202519 – 21 MEI 202516 – 18 JUNI 2025
24 – 26 APRIL 202526 – 28 MEI 202523 – 25 JUNI 2025
   
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
07 – 09 JULI 202507 – 09 AGUSTUS 202508 – 10 SEPTEMBER 2025
17 – 19 JULI 202518 – 20 AGUSTUS 202518 – 20 SEPTEMBER 2025
24 – 26 JULI 202525 – 27 AGUSTUS 202525 – 27 SEPTEMBER 2025
   
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
06 – 08 OKTOBER 202506 – 08 NOVEMBER 202504 – 06 DESEMBER 2025
16 – 18 OKTOBER 202517 – 18 NOVEMBER 202518 – 20 DESEMBER 2025
23 – 25 OKTOBER 202527 – 29 NOVEMBER 202529 – 31 DESEMBER 2025

Bantuan Hidup Dasar, Bantuan Hidup Dasar (BHD), BHD, pelatihan bantuan hidup dasar, Pelatihan Bantuan Hidup Dasar 2024, pelatihan bhd

Bantuan Hidup Dasar (BHD) – Bantuan Hidup Dasar (BHD) Adalah – Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

Bantuan Hidup Dasar (BHD)

 

“BANTUAN HIDUP DASAR (BHD)”

 

Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah Serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung (cardiacarrest). Pada korban tidak sadar (periksa dengan goyang-goyang dan cubit untuk memastikan). Bantuan hidup dasar biasanya di lakukan oleh petugas medis yang terlatih. Namun teknik ini sebaiknya juga di pelajari oleh masyarakat umum. Karena perannya yang vital terhadap keselamatan nyawa seseorang, bahkan orang terdekat kita. Tapi, bantuan hidup dasar juga tidak boleh di lakukan dengan sembarangan.

Langkah-langkah Bantuan Hidup Dasar (BHD).

1. Mengenali Keadaan Henti Jantung

  • Hal penting yang harus di ingat pertama kali adalah hindari untuk memindahkan korban bila tidak perlu. Karena akan ada kemungkinan terjadi trauma leher. Seseorang yang mengalami kejadian henti jantung dan juga nafas pasti tidaka akan memberikan respon, bahkan napas tidak ada, nadi tidak teraba. Namun setelah memastikan pasien dalam keadaan aman, segera periksa kesadaran pasien, hal ini dapat di lakukan dengan menepuk bahu, memangil pak atau bu, atau katakan buka mata pak/bu.

2. Mengaktifkan Sistem Keadaan Darurat

  • Ketika mendapati korban dalam keadaan henti jantung dan tidak sadarkan diri. Maka segera aktifkan keadaan darurat untuk di berikan segera Resusitasi Jantung Paru (RJP), atau segera aktifkan SPGDT atau bantuan ambulans.

3. Pemeriksaan Nadi

  • Untuk memberikan bantuan hidup dasar, maka harus terlebih dahulu menentukan ada atau tidaknya nadi pasien, hal ini tidak boleh di lakukan lebih dari 10 detik, begitu juga dengan mengecek denyut jantung bisa di lakukan pada bagian leher pasien (meraba arteri karotis) jika tidak teraba maka penolong harus meberikan siklus 30 kompresi dan 2x ventilasi, namun jika ada nadi maka berikan 1x ventilasi tiap 5-6 detik, dan evaluasi nadi setiap 2 menit.

4. Kompresi Dada (Chest Compressions)

  • Kompresi dada adalah sebuah tindakan yang di lakukan dengan memberikan penekanan secara teratur pada dada di bagian bawah pada pertengahan sternum.
    Kompresi ini merupakan dasar dari tindakan resusitasi jantung paru (RJP),jika berhasil ini akan sangat membantu pasien. Dalam hal ini, Kompresi ini wajib di berikan pasien korban dengan henti jantung tanpa membeda-bedakan siapa yang menolong, siapa yang di tolong.

5. Airway (Jalan Napas)

  • Untuk penilaian jalan napas bisa di lakukan dengan membuka mulut korban, penolong dapat membuka mulut korban dengan meletakkan ibu jari berlawanan dengan jari telunjuk. Pastikan apakah terdapat sumbatan pada jalan napas. Jika ada cepat bersihkan sesuai dengan sebabnya. Jika sumbatan berupa air maka dapat di bersikah dengan cara memasukkan jari tengah atau jari telunjuk yang telah di lapisi kain ini biasa di namakan fingers sweep. Namun apabila sumbatan berupa benda keras atau padat dapat di bersihkan dengan jari tengah yang di bengkokkan .

6. Breathing (Pernapasan)

  • Setelah masalah jalan napas teratasi maka selanjutnya penolong harus menilai pernapasan dengan cara melihat gerakan napas, apakah teratur,cheyne stokes, kusmaul, kemudian pastikan apakah pengembangan dada maksimal, adakah retraksi dinding dada,dan apakah terdapat tanda sinotik.

7. Defibrilation (Terapi Elektrik)

  • Terapi ini merupakan suatu terapi dengan memberikan energi listrik. Alat ini dinamakan defibrilator, sekarang alat ini sudah dapat digunakan oleh orang awam dengan nama AED, seperti yang biasa disediakan di bandara.

 

 

 

Bantuan Hidup Dasar, materi pelatihan bantuan hidup dasar, pelatihan bantuan hidup dasar, pelatihan bhd, trianing BHD

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) 2025

Bantuan Hidup Dasar

PELATIHAN KHUSUS 
“BANTUAN HIDUP DASAR”

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit menyebutkan bahwa Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan juga gawat darurat. Gawat Darurat itu sendiri adalah keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan lebih lanjut. Keadaan Gawat Darurat bisa terjadi kapan saja, siapa saja dan di mana saja. Kondisi ini menuntut kesiapan seluruh petugas rumah sakit baik medis maupun non medis untuk mengantisipasi kejadian itu. Bila kita cermati, kematian-kematian karena henti jantung dan henti nafas selama ini cukup banyak.
Oleh sebab itu kemampuan seluruh petugas rumah sakit baik medis maupun non medis sangat di perlukan untuk melakukan pertolongan pertama kepada pasien terutama kasus emergency sejak mulai masuk RS (Pre Hospital) dan juga di sekeliling areal rumah sakit (Intra Hospital). Kecepatan pertolongan pertama kepada korban sangat menentukan keselamatan jiwa. Keterlambatan pertolongan akan membuat kondisi fatal.
Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah pertolongan pertama yang di lakukan pada pasien/korban henti jantung atau henti nafas. Resusitasi Jantung Paru merupakan bagian dari tindakan bantuan hidup dasar. Tindakan ini di lakukan untuk menjaga jalan nafas tetap terbuka, menunjang pernafasan dan juga sirkulasi tanpa menggunakan alat-alat bantu. Usaha ini harus di mulai dengan mengenali secara tepat keadaan tanda henti jantung atau henti nafas dan juga segera memberikan bantuan sirkulasi dan ventilasi. Selain itu Resusitasi juga di katakan sebagai sebuah upaya menyediakan oksigen ke otak, jantung dan juga organ-organ vital lainnya melalui sebuah tindakan yang meliputi pemijatan jantung dan ventilasi yang memenuhi syarat.

TUJUAN

Tujuan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Ini Untuk Meningkatkan Keterampilan Pegawai Rumah Sakit Baik Medis Maupun Non Medis Dalam Menangani Kasus-Kasus Dengan Kegawat Daruratan, Khususnya Dalam Memberikan Bantuan Hidup Dasar Disaat Bantuan Medis Belum Ada.

MATERI

  1. Pengenalan Awal Dan Penanganan Pertama Korban
  2. Bantuan Hidup Dasar
  3. Airway Management
  4. Bantuan Pernafasan
  5. Bantuan Sirkulasi
  6. Stabilisasi Dan Transportasi
  7. Penanganan Syok Perdarahan
  8. Henti Jantung
  9. Aritmia Lethal
  10. Defibrilator

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2025

JANUARIFEBRUARIMARET
02 – 04 JANUARI 202506 – 08 FEBRUARI 202506 – 08 MARET 2025
13 – 15 JANUARI 202517 – 19 FEBRUARI 202517 – 19 MARET 2025
20 – 22 JANUARI 202526 – 28 FEBRUARI 202524 – 26 MARET 2025
APRILMEIJUNI
03 – 05 APRIL 202508 – 10 MEI 202502 – 04 JUNI 2025
14 – 16 APRIL 202519 – 21 MEI 202516 – 18 JUNI 2025
24 – 26 APRIL 202526 – 28 MEI 202523 – 25 JUNI 2025
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
07 – 09 JULI 202507 – 09 AGUSTUS 202508 – 10 SEPTEMBER 2025
17 – 19 JULI 202518 – 20 AGUSTUS 202518 – 20 SEPTEMBER 2025
24 – 26 JULI 202525 – 27 AGUSTUS 202525 – 27 SEPTEMBER 2025
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
06 – 08 OKTOBER 202506 – 08 NOVEMBER 202504 – 06 DESEMBER 2025
16 – 18 OKTOBER 202517 – 18 NOVEMBER 202518 – 20 DESEMBER 2025
23 – 25 OKTOBER 202527 – 29 NOVEMBER 202529 – 31 DESEMBER 2025

ipal rumah sakit, Operator IPAL Rumah Sakit, Pelatihan ipal, pelatihan ipal rumah sakit, Pemeliharaan Ipal Rumah Sakit

IPAL Rumah Sakit – Operator IPAL Rumah Sakit – Pemeliharaan Ipal Rumah Sakit

IPAL

 

“OPERATOR INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) RUMAH SAKIT YANG PROFESIONAL″

 

IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) adalah sistem pengolahan limbah cair rumah sakit yang di desain berdasarkan karakteristik limbah cair yang masuk dari beberapa sumber pengeluaran limbah. Limbah cair rumah sakit adalah semua limbah cair yang berasal dari rumah sakit yang kemungkinan mengandung mikro-organisme, bahan kimia beracun dan radio aktif. Bila bahan-bahan yang terkontaminasi seperti bedpen, dressing, tidak di tangani dengan baik selama proses pengumpulan maka akan dapat terjadi kontaminasi ruangan secara langsung atau melalui aerosol. Demikian juga, percikan dari penyiraman toilet dapat mencemari lantai dan dinding, yang kemudian melalui penguapan akan terbawa masuk ke dalam udara ruangan maka air limbah dari rumah sakit sangat di sarankan untuk di olah sebelum di buang ke badan air.

Manfaat keberadaan IPAL rumah sakit

Berikut ini adalah beberapa manfaat IPAL di rumah sakit:

  1. IPAL rumah sakit berfungsi untuk membersihkan air limbah dari kontaminan berbahaya.
  2. Menghemat biaya operasional untuk pembelian air bersih
  3. Menjaga kebersihan sumber air bersih di rumah sakit
  4. Menjaga kebersihan sanitasi di rumah sakit

 

Alur IPAL rumah sakit

Manfaat di atas hanya sebagian dari belasan manfaat lain yang di berikan oleh IPAL rumah sakit. Semua manfaat tersebut akan di peroleh secara maksimal apabila pengolahan IPAL dilakukan dengan tepat seperti berikut:

  • Pemisahan jenis limbah cair

Limbah cair rumah sakit dapat di bedakan menjadi dua jenis: limbah domestik dan limbah klinis. Kedua jenis limbah ini memiliki kandungan pencemaran yang berbeda, sehingga penampungan dan pengolahannya harus di pisahkan agar output limbah yang di hasilkan tetap memenuhi standar. Pada prinsipnya, limbah klinis rumah sakit memiliki kandungan yang lebih berbahaya daripada limbah domestik, sehingga membutuhkan pengolahan yang lebih intensif.

  • Pengadukan dan pemisahan kontaminan padatan dari limbah

Kontaminan dalam bentuk padatan, pasir, dan kotoran lainnya diaduk dengan cepat agar membentuk gumpalan dan memudahkan proses penyaringan berikutnya.

  • Penyaringan dan sedimentasi

Proses ini bertujuan untuk menyaring kotoran-kotoran yang telah membentuk gumpalan pada proses sebelumnya. Setelah melalui penyaringan awal, limbah di di amkan dalam bak sedimentasi untuk memisahkan kotoran yang belum tersaring, sehingga mengendap di bagian bawah bak.

  • Penambahan senyawa kimia untuk mengikat kontaminan yang terlarut dalam limbah

Setelah proses pengendapan dan penyaringan, masih mungkin terdapat senyawa berbahaya yang lolos. Oleh karena itu, perlu di tambahkan senyawa kimia untuk mengikat kontaminan tersebut. Setelah proses ini, limbah akan kembali disaring.

  • Proses penguraian aerob dan anaerob

Selain pengolahan fisik dan kimia, IPAL juga melibatkan penguraian biologis menggunakan bakteri pengurai aerob dan anaerob. Bakteri ini bertugas mengurai kotoran dalam limbah, memecahnya agar lebih mudah terpisah dari air saat tahap penyaringan selanjutnya.

  • Desinfeksi

Proses terakhir adalah desinfeksi untuk memastikan bahwa bakteri dan kuman yang mungkin masih ada akan mati pada tahap ini. Setelah melalui proses desinfeksi, limbah cair menjadi bebas dari segala bentuk kontaminan pencemar dan siap di gunakan kembali sebagai air daur ulang atau di buang ke saluran air perkotaan.

 

Untul lebih lanjut mengenai Pelatihan IPAL Rumah Sakit KLIK DI SINI

 

 

IPAL Rumah Sakit

kredensial keperawatan, Kredensial Keperawatan Rumah Sakit, Kredensial Penunjang Medis, Kredensial Penunjang Medis Rumah Sakit, pelatihan kredensial keperawatan, pelatihan kredensial penunjang medis

Kredensial Penunjang Medis Rumah Sakit – Pelatihan Kredensial Penunjang Medis

Kredensial Penunjang Medis

 

“KREDENSIAL PENUNJANG MEDIS RUMAH SAKIT”

 

Untuk menjaga keselamatan pasien adalah dengan menjaga standar profesi dan juga kompetensi para staf medisnya yang melakukan tindakan medis terhadap pasien. Walaupun seseorang telah memiliki kompetensi untuk melakukan tindakan-tindakan yang berhubungan dengan medis, hal itu harus di buktikan lagi dengan pemeriksaan kembali kompetensi seseorang tersebut dalam melakukan tindakan medis dan juga tindakan-tindakan yang berhubungan dengan spesialisasi tersebut. Proses pembuktian tersebut berpengaruh terhadap pengakuan profesi yang di berikan kepada individu, yang mempunyai otoritas atau di anggap kompeten dalam melakukan suatu tindakan tersebut, dan hal itu akan tercakup dalam proses kredensial.

Kredensial Penunjang Medis perlu di lakukan mengingat lingkup suatu cabang ilmu kesehatan senantiasa berkembang dari waktu ke waktu, sehingga tenaga kesehatan harus mengikuti perkembangan agar dapat menjaga kompetensinya untuk kelaikan mengemban kewenangan klinis tersebut. Melalui penyelenggaraan kredensial dan juga rekredensial, evaluasi di lakukan terhadap pemenuhan kompetensi tersebut. Faktor lain yang melatarbelakangi kredensial adalah keadaan fisik dan mental seorang tenaga kesehatan dapat menurun akibat penyakit tertentu atau bertambahnya usia yang dapat memengaruhi kompetensinya.

 

Tujuan Kredensial Proses kredensial sangat penting dilaksanakan oleh rumah sakit dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan
  2. Menetapkan standar pelayanan
  3. Menilai boleh tidaknya praktik
  4. Menentukan dan juga mempertahankan kompetensi
  5. Membatasi pemberian kewenangan melaksanakan praktik hanya untuk yang kompeten
  6. Melidungi pasien serta staf medis yang bersangkutan, atas tindakan yang dilakukan.

Ketentuan mengenai tim kredensial adalah sebagai berikut:

  • Persyaratan tim kredensial

A. Umum

  1. Memiliki jenis profesi yang sama dengan tenaga kesehatan yang akan dikredensial/rekredensial
  2. Tidak pernah terkena sanksi etika, disiplin, dan juga hukum
  3. Tidak memiliki konflik kepentingan
  4. Memiliki kualifikasi pendidikan sekurang-kurangnya sama dengan tenaga kesehatan yang akan di kredensial/ di rekredensial;

B. Khusus untuk perwakilan dinas kesehatan daerah kabupaten/kota

  1. Memiliki jenis jabatan fungsional yang sama dengan tenaga kesehatan yang akan di kredensial dan/atau rekredensial
  2. Memiliki jenjang jabatan sekurang-kurangnya sama dengan jabatan fungsional tenaga kesehatan yang akan di kredensial dan/atau rekredensial

C. Khusus untuk perwakilan organisasi profesi

1. Memiliki surat penugasan dari organisasi profesi
2. Tugas tim kredensial

  • Menyusun instrumen penilaian
  • Melakukan penilaian kewenangan klinis
  • Merekomendasikan kewenangan klinis

3. Kewenangan tim kredensial

  • Melaksanakan proses kredensi secara independen
  • Memeriksa kelengkapan berkas pengusulan tenaga kesehatan yang akan mengikuti kredensial/rekredensial
  • Meminta data/dokumen tambahan kepada peserta maupun pihak yang terkait bila di perlukan

Tim kredensial bertugas untuk periode waktu tertentu yang di tetapkan oleh kepala dinas kesehatan daerah kabupatan/ kota dengan mempertimbangkan mobilitas dari anggota tim. Dengan demikian, tim tersebut dapat melakukan kredensial dan/atau rekredensial lebih dari satu kali selama masa penugasannya. Contoh surat keputusan kepala dinas kesehatan daerah kabupaten/kota tentang penetapan tim kredensial terdapat dalam Lampiran A.

 

 

Kredensial Penunjang Medis
Pelatihan Kredensial Penunjang Medis

 

Kredensial Penunjang Medis
Pelatihan Kredensial Penunjang Medis

Kredensial Penunjang Medis, Kredensial Rumah Sakit, pelatihan kredensial keperawatan, pelatihan kredensial perawat

Pelatihan Kredensial Penunjang Medis – Training Kredensial Penunjang Medis

Rumah Sakit

PELATIHAN KHUSUS
“KREDENSIAL PENUNJANG MEDIS RUMAH SAKIT”

Kepada Yth.
Direktur Rumah Sakit,Kabag. Organisasi RS. Kabag. Organisasi Sekretariat RS, Dokter Rumah Sakit, Perawat Rumah Sakit, Kepala Perawat /Kepala Ruangan Rumah sakit, Tim Pengendali Infeksi Rumah Sakit,

Dengan Hormat,
Salat satu upaya rumah sakit dalam menjalankan tugas dan juga tanggungjawabnya untuk menjaga keselamatan pasien adalah dengan menjaga standar profesi dan juga kompetensi para staf medisnya yang melakukan tindakan medis terhadap pasien. Walaupun seseorang telah memiliki kompetensi untuk melakukan tindakan-tindakan yang berhubungan dengan medis, hal itu harus di buktikan lagi dengan pemeriksaan kembali kompetensi seseorang tersebut dalam melakukan tindakan medis dan juga tindakan-tindakan yang berhubungan dengan spesialisasi tersebut. Proses pembuktian tersebut berpengaruh terhadap pengakuan profesi yang di berikan kepada individu, yang mempunyai otoritas atau di anggap kompeten dalam melakukan suatu tindakan tersebut, dan juga hal itu akan tercakup dalam proses kredensial.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari PUSAT DIKLAT bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan PELATIHAN KHUSUS  : “KREDENSIAL PENUNJANG MEDIS RUMAH SAKIT “

TUJUAN

  1. Mempertahankan Dan Juga Meningkatkan Mutu Pelayanan
  2. Menetapkan Standar Pelayanan
  3. Menilai Boleh Tidaknya Praktik
  4. Menentukan Dan Juga Mempertahankan Kompetensi
  5. Membatasi Pemberian Kewenangan Melaksanakan Praktik hanya Untuk Yang Kompeten
  6. Melidungi Pasien Serta Staf Medis Yang Bersangkutan, Atas Tindakan Yang Dilakukan.

MATERI

  1. Pentingnya Kredensial
  2. Standar Pelayanan Pasien
  3. Tahapan Pengajuan Kredensialing
  4. Tingkatan Kewenangan Klinis
  5. Cakupan Kredensial
  6. Efek Kredensial

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grage Bussines Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grage Bussines Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2024

JANUARIFEBRUARIMARET
04 – 06 JANUARI 202401 – 03 FEBRUARI 202404 – 06 MARET 2024
15 – 17 JANUARI 202412 – 14 FEBRUARI 202414 – 16 MARET 2024
29 – 31 JANUARI 202426 – 28 FEBRUARI 202425 – 27 MARET 2024
APRILMEIJUNI
01 – 03 APRIL 202402 – 04 MEI 202403 – 05 JUNI 2024
22 – 24 APRIL 202413 – 15 MEI 202413 – 15 JUNI 2024
27 – 29 MEI 202424 – 26 JUNI 2024
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
01 – 03 JULI 202401 – 03 AGUSTUS 202405 – 07 SEPTEMBER 2024
15 – 17 JULI 202412 – 14 AGUSTUS 202412 – 14 SEPTEMBER 2024
29 – 31 JULI 202426 – 28 AGUSTUS 202423 – 25 SEPTEMBER 2024
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
03 – 05 OKTOBER 202404 – 06 NOVEMBER 202402 – 04 DESEMBER 2024
14 – 16 OKTOBER 202414 – 16 NOVEMBER 202412 – 14 DESEMBER 2024
28 – 30 OKTOBER 202428 – 30 NOVEMBER 202426 – 28 DESEMBER 2024