Kamar Operasi, Kamar Operasi Adalah, Keperawatan Kamar Operasi, pelatihan keperawatan kamar operasi, Pelayanan Kamar Operasi

Kamar Operasi – Kamar Operasi Adalah – Keperawatan Kamar Operasi – Pelatihan Keperawatan Kamar Operasi – Pelayanan Kamar Operasi

Keperawatan Kamar Operasi

 

“KEPERAWATAN KAMAR OPERASI”

Keperawatan Kamar Operasi adalah ruangan khusus memberikan pelayanan berkualitas kepada pasien saat sebelum, selama, dan juga sesaat sesudah di lakukan tindakan pembedahan. Perawat kamar bedah (operating room nurse) adalah perawat yang memberikan asuhan keperawatan pre operatif, intra operatif, dan juga post operatif kepada pasien yang akan mengalami pembedahan sesuai standar, pengetahuan, keputusan, serta keterampilan berdasarkan prinsip-prinsip keilmuan khususnya kamar bedah.

Pemberian informasi kepada pasien dan juga keluarga pasien tentang ruang operasi dan juga persiapan pre operasi seringkali tidak secara detail di jelaskan karena informasi yg di sampaikan lebih banyak mengenai prosedur tindakan operasi yang akan di lakukan. Pihak pasien akhirnya paham mengenai prosedur tindakan yang akan di lakukan akan tetapi setelah sampai di ruang operasi merasa takut karena berada di lingkungan yang baru dengan setting tempat yg sangat berbeda dari ruang rawat inap.

Saat ini masyarakat awan masih menganggap operasi merupakan sesuatu yang mengerikan. Edukasi terhadap pasien dan juga keluarga pasien selalu di lakukan sebelum di lakukan operasi, akan tetapi masih banyak terjadi penolakan ataupun pembatalan sebelum tindakan di lakukan. Alasan pembatalan sangat beragam, mulai dari persiapan sebelum operasi kurang optimal, kekhawatiran pihak keluarga sampai pasien sendiri mengalami kecemasan tinggi sehingga mempengaruhi perubahan tanda-tanda vital yang mengakibatkan tidak layak untuk di lakukan tindakan pembiusan.

 

Ruang operasi dibagi atas beberapa ruang, antara lain:

  • Ruang Pendaftaran/admisi
  • Ruang tunggu pengantar
  • Ruang transfer / serah terima pasien
  • Ruang tunggu pasien (holding room)
  • Ruang persiapan pasien
  • Ruang induksi
  • Ruang penyiapan peralatan/instrument bedah
  • Ruang operasi
  • Ruang pemulihan/recovery room
  • Ruang resusitasi bayi/neonates
  • Ruang ganti pakaian (loker)
  • Ruang istirahat
  • Scrub station
  • Ruang utilitas kotor ( spoel hoek, disposal )
  • Ruang linen
  • Ruang penyimpanan perlengkapan bedah
  • Ruang penyimpanan peralatan kebersihan (janitor)
  • Dari kebutuhan ruang yang ada

Ruangan-ruangan pada bangunan ruang operasi Rumah Sakit juga dibagi kedalam 5 (lima) zona:

  1. Zona Tingkat Resiko Rendah (Normal)
  2. Zona Tingkat Resiko Sedang (Normal dengan Pre Filter)
  3. Zona Resiko Tinggi (Semi Steril dengan Medium Filter)
  4. Zona Resiko Sangat Tinggi (Steril dengan prefilter, medium filter dan juga hepa filter, Tekanan Positif)
  5. Area Nuklei Steril (Meja Operasi)

 

 

pelatihan pmkp, Pelatihan PMKP 2024, Pelatihan PMKP Adalah, PMKP, PMKP Adalah

Pelatihan Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien (PMKP)

PMKP 2024

 

“PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP )”

 

Dalam rangka meningkatkan mutu dan menjamin keselamatan pasien maka rumah sakit perlu mempunyai program peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP) yang menjangkau ke seluruh unit kerja di rumah sakit. Untuk melaksanakan program tersebut tidaklah mudah karena memerlukan koordinasi dan komunikasi yang baik anyata kepala bidang/divisi medis, keperawatan, penunjang medis, administrasi, dan lainnya termasuk kepala unit/departemen/instalasi pelayanan. Untuk itu, rumah sakit perlu menetapkan komite/tim atau bentuk organisasi lainnya untuk mengelola program peningkatan mutu dan juga keselamatan pasien agar mekanisme koordinasi pelaksanaan program peningkatan mutu dan juga keselamatan pasien dapat berjalan lebih baik.

Mutu dan keselamatan sejatinya berakar dari pekerjaan sehari-hari dari seluruh staf di unit pelayanan seperti staf klinis melakukan asesmen kebutuhan pasien dan juga memberikan pelayanan. Standar PMKP membantu staf klinis untuk memahami bagaimana melakukan peningkatan nyata dalam memberikan asuhan pasien dan juga menurunkan risiko. Demikian pula staf nonklinis dapat memasukkan standar dalam pekerjaan sehari-hari mereka untuk memahami bagaimana suatu proses dapat lebih efisien, sumber daya dapat di gunakan dengan lebih bijaksana, dan juga risiko fisik dapat di kurangi.

Fokus area standar peningkatan mutu dan juga keselamatan pasien adalah:

  1. Pengelolaan kegiatan peningkatan mutu dan juga keselamatan pasien
  2. Pemilihan, pengumpulan, analisis dan juga validasi data indikator mutu
  3. Pelaporan dan juga analisis insiden keselamatan pasien
  4. Pencapaian dan juga mempertahankan perbaikan
  5. Manajemen risiko

Tujuan Kegiatan PMKP 2025

Adapun Tujuan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) antara lain;

  1. Memperkuat dan meningkatkan secara berkelanjutan budaya mutu dan juga keselamatan pasien
    – Kepatuhan terhadap standar Akreditasi tentang Keselamatan Pasien
    – Kepuasan pelanggan
    – Pencapaian Sasaran Keselamatan Pasien (IPSG)
  2.  Menurunkan angka infeksi
    – Pencegahan dan pengendalian infeksi
  3. Memantau kepatuhan terhadap aturan eksternal
    – Kepatuhan terhadap ILM (Library of Measures)
    – Identifikasi tingkat kesalahan (error)
  4. Meningkatkan sistem pengukuran dan juga pelaporan
    – Pengukuran data indikator mutu yang representatif
    – Kepatuhan pelaporan
    – Validasi data hasil pemantauan indikator klinis

Manfaat PMKP antara lain:

  • Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan
  • Meningkatkan keselamatan pasien
  • Meningkatkan kepuasan pasien
  • Meningkatkan efisiensi dan juga efektifitas pelayanan kesehatan
  • Meningkatkan kepercayaan masyarakat

 

 

 

PMKP 2024

Askep Jiwa, Asuhan Keperawatan Gangguan Jiwa, Asuhan Keperawatan Jiwa, Asuhan Keperawatan Jiwa Adalah, Pelatihan Asuhan Keperawatan Jiwa

Askep Jiwa – Asuhan Keperawatan Jiwa – Asuhan Keperawatan Jiwa Adalah – Asuhan Keperawatan Gangguan Jiwa – Pelatihan Asuhan Keperawatan Jiwa

Asuhan Keperawatan jiwa

 

“TEKNIK ASUHAN KEPERAWATAN JIWA”

 

Asuhan Keperawatan jiwa adalah proses interpersonal yang berusaha untuk meningkatkan dan juga memepertahankan perilaku sehingga klien dapat berfungsi utuh sebagai manusia. Sistem pasien atau klien dapat berupa individu, keluarga, kelompok, organisasi, atau komunitas. American Nurses Association mendefinisikan keperawatan kesehatan jiwa yang menerapkan teori perilaku manusia sebagai ilmunya dan juga peggunaan diri yang bermanfaat sebagai kiatnya. Masa ini di mulai antara tahun 1770 sampai dengan tahun 1880, di tandai dengan di mulainya pengobatan terhadap pasien gangguan mental. Para masa ini, suku bangsa Yunani, Romawi maupun Arab percaya bahwa gangguan mental (emosional) di akibatkan karena tidak berfungsinya organ pada otak. Pengobatan yang di gunakan pada masa ini telah mengabungkan berbagai pendekatan pengobatan seperti: memberikan ketenangan, mencukupi asupan gizi yang baik, melaksanakan kebersihan badan yang baik, mendengarkan musik dan juga melakukan aktivitas rekreasi.

Tujuan keperawatan jiwa adalah untuk mendukung dan juga mempertahankan perilaku yang mendukung operasi yang harmonis dari individu, keluarga, kelompok, organisasi, atau komunitas. Intervensi untuk pencegahan primer, sekunder, dan juga tersier adalah bagian dari perawatan ini.

Dalam buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), ada 9 diagnosis keperawatan yang termasuk dalam diagnosis keperawatan jiwa, antara lain:

  • Ansietas

Ansietas adalah kondisi emosi dan juga pengalaman subyektif individu terhadap objek yang tidak jelas dan juga spesifik akibat antisipasi bahaya yang memungkinkan individu melakukan tindakan untuk menghadapi ancaman.

  • Gangguan persepsi sensori

Gangguan persepsi sensori adalah perubahan persepsi terhadap stimulus baik internal maupun eksternal yang di sertai dengan respon yang berkurang, berlebihan, atau terdistorsi.

  • Harga diri rendah

Harga diri rendah adalah perasaan negatif terhadap diri sendiri.

Berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), diagnosis keperawatan harga diri rendah dibagi menjadi 2, yaitu:

  1. Harga diri rendah kronis
  2. Harga diri rendah situasional
  • Sindrom pasca trauma

Sindrom pasca trauma adalah respon maladaptif yang berkelanjutan terhadap kejadian trauma. Masalah ini sering terjadi pada orang-orang yang telah mengalami kejadian traumatik seperti bencana, perang, menyaksikan atau menjadi korban tindak kriminal, dan lain sebagainya.

  • Waham

Waham merupakan diagnosis keperawatan yang didefinisikan sebagai keyakinan yang keliru tentang isi pikiran yang dipertahankan secara kuat atau terus menerus namun tidak sesuai dengan kenyataan.

  • Isolasi sosial

Isolasi sosial adalah ketidakmampuan untuk membina hubungan yang erat, hangat, terbuka, dan interdependen dengan orang lain.

Orang-orang dengan masalah isolasi sosial mungkin akan memberikan tanda gejala sebagai berikut:

  1. Merasa ingin sendirian
  2. Merasa tidak aman di tempat umum
  3. Menarik diri
  4. Tidak berminat/menolak berinteraksi dengan orang lain atau lingkungan
  • Risiko bunuh diri

Risiko bunuh diri dapat di angkat pada orang-orang yang berisiko melakukan upaya menyakiti diri sendiri untuk mengakhiri kehidupan.

  • Risiko mutilasi diri

Mutilasi diri yang di maksud dalam diagnosis ini bukanlah mutilasi yang parah seperti memotong jari atau tangan. Orang atau pasien yang mengatakan akan melukai diri sendiri saja sudah cukup untuk di katakan berisiko mutilasi diri. Risiko mutilasi diri adalah berisiko sengaja mencederai diri yang menyebabkan kerusakan fisik untuk memperoleh pemulihan ketegangan. Risiko ini tampak dengan adanya gejala-gejala seperti mengatakan ingin melukai diri sendiri, alam perasaan depresi, dan perilaku agresif.

  • Risiko perilaku kekerasan

Diagnosis terakhir dalam 9 diagnosis keperawatan jiwa adalah risiko perilaku kekerasan. Risiko perilaku kekerasan merupakan berisiko membahayakan secara fisik, emosi, dan/atau seksual pada diri sendiri atau orang lain. Pasien dengan risiko perilaku kekerasan biasanya akan memberikan tanda-tanda seperti mengancam orang lain, mengumpat, bersuara keras, dan berbicara ketus. Perawat harus membantu pasien untuk mengendalikan emosi, pikiran, dan perilakunya sehingga masalah risiko perilaku kekerasan tidak terjadi. Intervensi keperawatan yang dapat diberikan kepada pasien adalah pencegahan perilaku kekerasan dan promosi koping.

 

Asuhan Keperawatan Jiwa
Asuhan Keperawatan Jiwa

 

asuhan keperawatan jiwa, asuhan keperawatan jiwa adalah, contoh asuhan keperawatan jiwa, konsep suhan keperawatan jiwa, asuhan keperawatan jiwa ansietas, asuhan keperawatan jiwa pada anak, asuhan keperawatan jiwa pada remaja

 

bimtek asuhan keperawatan jiwa, materi teknik asuhan keperawatan jiwa, Pelatihan Asuhan Keperawatan Jiwa, pelatihan keperawatan jiwa, Pelatihan Teknik Asuhan Keperawatan Jiwa

Pelatihan Pelatihan Teknik Asuhan Keperawatan Jiwa 2025

TEKNIK ASUHAN KEPERAWATAN JIWA

PELATIHAN KHUSUS
“TEKNIK ASUHAN KEPERAWATAN JIWA”

Penderita gangguan jiwa di Indonesia saat ini sudah mulai terlayani oleh rumah sakit – rumah sakit khusus penyakit jiwa. Jika jaman dulu penderita penyakit kejiwaan oleh keluarga atau masyarakat justru dipasung atau diasingkan dari masyarakat. Hal ini tentunya akan semakin memberikan tekanan psikologis bagi penderita penyakit jiwa. Dalam keperawatan jiwa, perawat memandang manusia secara holistik dan juga menggunakan diri sendiri secara terapeutik.

Metodologi dalam keperawatan jiwa adalah menggunakan diri sendiri secara terapeutik dan juga interaksinya interpersonal dengan menyadari diri sendiri, lingkungan, dan juga interaksinya dengan lingkungan. Kesadaran ini merupakan dasar untuk perubahan. Klien bertambah sadar akan diri dan juga situasinya, sehingga lebih akurat mengidentifikasi kebutuhan dan juga masalah serta memilih cara yang sehat untuk mengatasinya. Perawat memberi stimulus yang konstruktif sehingga akhirnya klien belajar cara penanganan masalah yang merupakan modal dasar dalam menghadapi berbagai masalah.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari PUSAT DIKLAT bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan PELATIHAN KHUSUS  : “TEKNIK ASUHAN KEPERAWATAN JIWA”

TUJUAN

Meningkatkan Pengetahuan Dan Juga Pemahaman Perawatan Kesehatan Jiwa Di Rumah Sakit Dalam Melakukan Peran Dan Fungsinya Sebagai Pengelola Pelayanan Keperawatan Secara Berkualitas, Efektif Dan Efisien.

MATERI

  1. Layanan Keperawatan Penyakit Gangguan Kejiwaan;
  2. Konsep dan Model Perawatan Kesehatan Jiwa;
  3. Komunikasi Terapeutik Perawat Klien
  4. Terapi Aktivitas Kelompok.
  5. Studi Kasus
  6. penyusunan Program

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2025

JANUARIFEBRUARIMARET
02 – 04 JANUARI 202506 – 08 FEBRUARI 202506 – 08 MARET 2025
13 – 15 JANUARI 202517 – 19 FEBRUARI 202517 – 19 MARET 2025
20 – 22 JANUARI 202526 – 28 FEBRUARI 202524 – 26 MARET 2025
APRILMEIJUNI
03 – 05 APRIL 202508 – 10 MEI 202502 – 04 JUNI 2025
14 – 16 APRIL 202519 – 21 MEI 202516 – 18 JUNI 2025
24 – 26 APRIL 202526 – 28 MEI 202523 – 25 JUNI 2025
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
07 – 09 JULI 202507 – 09 AGUSTUS 202508 – 10 SEPTEMBER 2025
17 – 19 JULI 202518 – 20 AGUSTUS 202518 – 20 SEPTEMBER 2025
24 – 26 JULI 202525 – 27 AGUSTUS 202525 – 27 SEPTEMBER 2025
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
06 – 08 OKTOBER 202506 – 08 NOVEMBER 202504 – 06 DESEMBER 2025
16 – 18 OKTOBER 202517 – 18 NOVEMBER 202518 – 20 DESEMBER 2025
23 – 25 OKTOBER 202527 – 29 NOVEMBER 202529 – 31 DESEMBER 2025

 

Pelatihan Promosi Kesehatan, Pelatihan Promosi Kesehatan 2024, Promosi Kesehatan, Promosi Kesehatan Adalah, Promosi Kesehatan Rumah Sakit, Uncategorized

Promosi Kesehatan – Promosi Kesehatan Adalah – Promosi Kesehatan Rumah Sakit

Promosi Kesehatan

 

“MERUMUSKAN PERAN EFEKTIF RUMAH SAKIT DALAM MELAKUKAN PROMOSI KESEHATAN MASYARAKAT GUNA MENUNJANG CITRA DAN REPUTASI RUMAH SAKIT”

 

Promosi kesehatan adalah upaya yang di lakukan terhadap masyarakat sehingga mereka mau dan juga mampu untuk memelihara dan juga meningkatkan kesehatan mereka sendiri. Promosi Kesehatan Rumah Sakit adalah program yang di rancang untuk membawa perbaikan di dalam masyarakat maupun dalam organisasi dan juga lingkungannya sebagai proses untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan juga meningkatkan kesehatannya. Dalam konsep terdapat beberapa kegiatan yang bisa di lakukan baik itu untuk di tempat kerja, di sekolah ataupun di masyarakat.

Contoh Konsep Promosi Kesehatan

  • Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  • Cuci tangan pakai sabun (CTPS)
  • Mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur.
  • Tidak membuang sampah sembarangan
  • Melakukan kerja bakti untuk menciptakan lingkungan sehat
  • Menggunakan pelayanan kesehatan.
  • Menjalankan gaya hidup sehat bersama anggota keluarga.

Promosi Di Sekolah

  • Promosi kesehatan di sekolah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Hal tersebut karena melalui komunitas sekolah cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat. Usia sekolah sangat baik untuk memberikan edukasi dan juga pemahaman mengenai Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS).

Promosi Di Tempat Kerja

  • Upaya yang di laksanakan di tempat kerja, selain bisa mengatasi,memelihara, meningkatkan serta melindungi kesehatannya sendiri. Dengan menerapkan di tempat kerja hal ini akan bisa meningkatkan produktivitas kerja dan juga menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Menerapkan promosi kesehatan di tempat kerja bisa memberikan dampak positif terhadap lingkungan kerja dan juga masyarakat. Secara garis besar, promosi kesehatan di tempat kerja adalah harus bisa memberikan perlindungan individu. Baik di dalam ataupun di luar lingkungan tempat kerja untuk menciptakan proses kesehatan yang berkelanjutan. Sebagai sebuah program promosi di tempat kerja dengan target orang dewasa. Beberapa poin seperti manfaat konsumsi ikan yang dapat mencegah penuaan dini dan juga melemahnya ingatan serta menjaga kesehatan penglihatan dapat di utamakan. Kini ada berbagai jenis media yang di manfaatkan untuk menyebar informasi. Dan juga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang meningkatkan kualitas kesehatan.

Promosi Kesehatan

 

 

 

bimtek pkrs, diklat pkrs, pelatihan pkrs, pelatihan promosi kesehatan masyarakat, PERAN EFEKTIF RUMAH SAKIT DALAM MELAKUKAN PROMOSI KESEHATAN MASYARAKAT GUNA MENUNJANG CITRA DAN REPUTASI RUMAH SAKIT, Promosi Kesehatan Rumah Sakit (Pkrs) Archives

Pelatihan Promosi Kesehatan Rumah Sakit 2025

Promosi kesehatan

PELATIHAN KHUSUS
“MERUMUSKAN PERAN EFEKTIF RUMAH SAKIT DALAM MELAKUKAN PROMOSI KESEHATAN MASYARAKAT 
GUNA MENUNJANG CITRA DAN REPUTASI RUMAH SAKIT”

 

Kepada Yth.
Direktur RS, Kabag. Humas RS

Dengan Hormat,

Dalam Konferensi Internasional Promosi Kesehatan Rs I yang di adakan di Ottawa, Kanada, menghasilkan sebuah kesepakatan yang di kenal sebagai Piagam Ottawa. Dalam piagam ini tertera strategi dalam meningkatkan control masyarakat terhadap kesehatan diri mereka sendiri. Promosi kesehatan adalah ilmu dan juga seni membantu masyarakat menjadikan gaya hidup mereka sehat optimal. Secara senada, WHO memberikan penjelasan tentang promosi kesehatan yang berkaitan dengan suatu proses yang memungkinkan individu untuk meningkatkan control dan juga mengembangkan kesehatan mereka.

Dalam kaitan ini, pentingnya promosi kesehatan yang harus di lakukan, menarik berbagai kalangan untuk memberikan defines praktis tentang apa itu promosi kesehatan. Merujuk kepada pandangan Gillies, bahwa selama 20 tahun terakhir, ada beberapa perbedaan pendapat tentang cara yang  terbaik untuk promosi kesehatan. Pertama, Promosi kesehatan rs tradisional di buat untuk merubah perilaku individu kearah gaya hidup yang lebih sehat dengan cara individu merasa nyaman dengan lingkungannya. Kedua, Promosi kesehatan menggunakan pendekatan pada klien sebagai pusat dalam pemberian pelayanan dan juga membantu mereka untuk membuat pilihan dan juga keputusan.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari Pusat Diklat (Konsulting & Training Center)  bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “MERUMUSKAN PERAN EFEKTIF RUMAH SAKIT DALAM MELAKUKAN PROMOSI KESEHATAN MASYARAKAT GUNA MENUNJANG CITRA DAN REPUTASI RUMAH SAKIT”

TUJUAN PELATIHAN 

Untuk memberikan bekal pengetahuan yang memadai tentang bagaimana Merumuskan Peran efektif Rumah Sakit dalam melakukan Promosi kesehatan masyarakat guna menunjang citra dan reputasi rumah sakit dan membangun sharing  pemikiran yang interaktif berdasarkan pengalaman masing-masing peserta.

METODE

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Simulasi
  4. Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2025

JANUARIFEBRUARIMARET
02 – 04 JANUARI 202506 – 08 FEBRUARI 202506 – 08 MARET 2025
13 – 15 JANUARI 202517 – 19 FEBRUARI 202517 – 19 MARET 2025
20 – 22 JANUARI 202526 – 28 FEBRUARI 202524 – 26 MARET 2025
APRILMEIJUNI
03 – 05 APRIL 202508 – 10 MEI 202502 – 04 JUNI 2025
14 – 16 APRIL 202519 – 21 MEI 202516 – 18 JUNI 2025
24 – 26 APRIL 202526 – 28 MEI 202523 – 25 JUNI 2025
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
07 – 09 JULI 202507 – 09 AGUSTUS 202508 – 10 SEPTEMBER 2025
17 – 19 JULI 202518 – 20 AGUSTUS 202518 – 20 SEPTEMBER 2025
24 – 26 JULI 202525 – 27 AGUSTUS 202525 – 27 SEPTEMBER 2025
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
06 – 08 OKTOBER 202506 – 08 NOVEMBER 202504 – 06 DESEMBER 2025
16 – 18 OKTOBER 202517 – 18 NOVEMBER 202518 – 20 DESEMBER 2025
23 – 25 OKTOBER 202527 – 29 NOVEMBER 202529 – 31 DESEMBER 2025
pelatihan ppgd, Pelatihan PPGD 2022, Pelatihan PPGD 2023, Pelatihan PPGD 2024, Pelatihan PPGD Adalah

Pelatihan PPGD – Pelatihan PPGD Adalah – Pelatihan PPGD 2022 – Pelatihan PPGD 2023 – Pelatihan PPGD 2024

 

“PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT”

Penanggulangan Gawat Darurat adalah suatu pelayanan kesehatan yang optimal, searah dan terpadu bagi setiap anggota masyarakat yang berada dalam keadaan gawat darurat. Cedera bahkan kematian dapat terjadi kapan saja, di mana saja dan dapat di alami oleh siapa saja. Keadaan gawat darurat dapat di sebabkan oleh penyakit maupun kecelakaan dan bencana alam. Penyakit dapat berupa : kejiwaan, kejang demam, stroke, muntaber, demam berdarah dan lain-lain. Sedangkan kecelakaan dapat berupa : kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja, bencana alam, dan lain-lain. Pada umumnya yang menangani pertama kali penderita gawat darurat di tempat kejadian adalah masyarakat yang di kenal dengan istilah “orang awam”.

Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di lakukan sebagai upaya pertolongan dan perawatan sementara terhadap korban kecelakaan sebelum mendapat pertolongan yang lebih sempurna dari tenaga kesehatan (dokter atau paramedis). Di sinilah pengetahuan dan keterampilan melakukan pertolongan pertama di butuhkan oleh siapa saja. Kondisi gawat darurat atau kecelakaan mungkin bisa terjadi di mana saja, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kondisi tersebut antara lain luka bakar, patah tulang, panyakit bawaan yang di alami siswa sekolah (asma) dan yang paling berbahaya adalah penyakit jantung bawaan, henti napas dan henti jantung.

Tujuan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat adalah:

  1. Menyelamatkan nyawa korban
  2. Meringankan penderitaan korban
  3. Mencegah cedera/penyakitmenjadi lebih parah
  4. Mempertahankan daya tahan korban
  5. Mencarikan pertolongan yang lebih lanjut

Prinsip Utama PPGD

Prinsip utama PPGD adalah menyelamatkan pasien dari kematian pada kondisi gawat darurat. Kemudian filosofi dalam PPGD adalah ”Time Saving is Life Saving”, dalam artian bahwa seluruh tindakan yang di lakukan pada saat kondisi gawat darurat haruslah benar-benar efektif dan efisien, karena pada kondisi tersebut pasien dapat kehilangan nyawa dalam hitungan menit saja (henti nafas 2-3 menit dapat mengakibatkan kematian)

Langkah-Langkah Dasar PPGD

Langkah-langkah dasar dalam PPGD dikenal dengan singkatan A-B-C-D (Airway – Breathing – Circulation – Disability). Keempat poin-poin tersebut adalah poin-poin yang harus sangat diperhatikan dalam penanggulangan pasien dalam kondisi gawat Darurat.

 

Penanggulangan Gawat Darurat

 

Penanggulangan Gawat Darurat

 

bimtek ppgd, diklat ppgd, jadwal pelatihan ppgd, materi ppgd, MATERI PPGD DASAR, pelatihan ppgd, training ppgd

PPGD – PPGD Adalah – Penanganan Pasien Gawat Darurat – Pelatihan PPGD – Pelatihan PPGD Adalah

Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD)

 

PELATIHAN KHUSUS
“PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT”

Kepada Yth.
Direktur/ manajer keperawatan, Seluruh Team Gawat Darurat Rumah Sakit, Anggota P2K3 Rumah Sakit (Klinik, Lab, RS), Dept QHSE RS, Safety Officer, Dokter, Perawat, Bidan, HRD Rumah Sakit Dan Semua Pihak Yang Terlibat Dalam Tim Tanggap Darurat Rumah Sakit

Dengan Hormat,
Untuk meningkatkan kompetensi sumber daya rumah sakit untuk penanganan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) adalah serangkaian usaha-usaha pertama yang dapat dilakukan pada kondisi gawat darurat dalam rangka menyelamatkan pasien dari kematian. Undang-undang No.23 tahun 1992 tentang kesehatan menyatakan bahwa setiap orang mempunyai hak sama dalam memperoleh derajat pelayanan kesehatan yang optimal, setiap orang berkewajiban untuk ikut serta dalam memelihara dan juga meningkatkan derajat kesehatan perorangan, keluarga dan juga lingkungannya. Pemerintah bertugas menyelenggarakan upaya kesehatan yang merata dan juga terjangkau oleh masyarakat, pemerintah bertanggungjawab untuk untuk meningkatkan derajat kesehatan.

Dengan bertambahnya penduduk, angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas dan juga bencana alam juga meningkat. Untuk itu diperlukan kesiapan Tim Medis dan juga Paramedis Rumah Sakit Umum dalam memberikan pertolongan pertama mulai dari tempat kejadian s/d unit gawat darurat masing-masing Rumah Sakit dan juga mencapai respon time yang pendek pada penanganan pasien, transportasi pelayanan ambulans serta dan juga komunikasi radiomedik yang benar.

TUJUAN 

  1. Memahami tentang Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD)
  2. Dapat mengetahui seseorang gawat, mengalami sumbatan jalan nafas, pernafasan terganggu dan juga memberikan pertolongan dasar
  3. Dapat mengetahui dan juga melakukan nafas buatan, pijat jantung tanpa alat dan juga menggunakan alat
  4. Mampu dan melakukan pembebatan dan pembidaian
  5. Mampu dan melakukan transportasi pasien
  6. Mampu dan melakukan penanganan gawat darurat

MATERI

  1. Prinsip Dasar P3k
  2. Penilaian (Menentukan Keadaan/Kondisi Baik Korban Maupun Lingkunga Aman Untuk Dilakukan Tindakan P3k)
  3. Gangguan Umum (Mengatasi Gangguan Kesadaran, Pendarahan Dan Pernafasan)
  4. Gangguan Lokal (Mengatasi Patah Tulang, Pendarahan Dan Luka)
  5. Resusitasi Jantung Paru (Mengatasi Gangguan Henti Jantung Dan Paru)
  6. Pembalutan Dan Pembidaian (Caramenutup Luka Dan Penanganan Patah Tulang)
  7. Pengangkutan Orang Luka (Cara Memindahkan Korban Dengan Benar Dan Aman)
  8. Praktek Simulasi (Aplikasi P3k Dan Ppgd)

METODE

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Simulasi
  4. Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grage Bussines Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grage Bussines Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2024

JANUARIFEBRUARIMARET
04 – 06 JANUARI 202401 – 03 FEBRUARI 202404 – 06 MARET 2024
15 – 17 JANUARI 202412 – 14 FEBRUARI 202414 – 16 MARET 2024
29 – 31 JANUARI 202426 – 28 FEBRUARI 202425 – 27 MARET 2024
APRILMEIJUNI
01 – 03 APRIL 202402 – 04 MEI 202403 – 05 JUNI 2024
22 – 24 APRIL 202413 – 15 MEI 202413 – 15 JUNI 2024
27 – 29 MEI 202424 – 26 JUNI 2024
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
01 – 03 JULI 202401 – 03 AGUSTUS 202405 – 07 SEPTEMBER 2024
15 – 17 JULI 202412 – 14 AGUSTUS 202412 – 14 SEPTEMBER 2024
29 – 31 JULI 202426 – 28 AGUSTUS 202423 – 25 SEPTEMBER 2024
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
03 – 05 OKTOBER 202404 – 06 NOVEMBER 202402 – 04 DESEMBER 2024
14 – 16 OKTOBER 202414 – 16 NOVEMBER 202412 – 14 DESEMBER 2024
28 – 30 OKTOBER 202428 – 30 NOVEMBER 202426 – 28 DESEMBER 2024
Hypnobirthing, Hypnobirthing Adalah, Hypnobirthing Persalinan, pelatihan hypnobirthing, Pelatihan Hypnobirthing Persalinan

Hypnobirthing – Hypnobirthing Adalah – Hypnobirthing Persalinan – Pelatihan Hypnobirthing – Pelatihan Hypnobirthing Persalinan

Hypnobirthing Persalinan

 

“Hypnobirthing Persalinan”

 

Hypnobirthing Persalinan merupakan sebuah metode yang menggunakan self-hypnosis atau hipnotis diri sendiri serta teknik relaksasi yang berguna untuk membantu ibu mengurangi rasa cemas dan takut saat menghadapi persalinan. Dalam hal ini, Hypnobirthing Persalinan merupakan perkembangan dari hypnosis yang digunakan untuk mengobati diri sendiri akan trauma atau phobia yang sifatnya ringan. Hypnobirthing dapat membantu ibu hamil dalam mengatasi ketakutan dan sehingga mengurangi rasa sakit saat bersalin. Ibu juga akan lebih rileks dan nyaman saat melahirkan. Tubuh manusia memiliki sistem yang luar biasa. Ketika tenang, tubuh mengeluarkan hormon endorfin yang dapat mengatasi rasa sakit dan nyeri. Sebaliknya, ketika cemas, hormon kortisol yang keluar dan mampu menghalangi hormon endorfin untuk mengatasi nyeri. Inilah yang membuat persalinan semakin sakit saat Ibu tidak dalam keadaan rileks.

Peran hypnobirthing adalah mengatasi ketakutan dan kecemasan tersebut. Ibu hamil membutuhkan pendampingan fasilitator di awal pada saat menerapkan hypnobirthing Sebaiknya pasangan juga mempelajari metode karena pasangan umumnya akan menemani ibu hamil pada saat proses persalinan.

Ada beberapa tahapan yang perlu di lakukan oleh Ibu saat melakukan hypnobirthing. Beberapa tahapan tersebut meliputi:

  1. Pastikan Kondisi Ruangan Tenang
    Sebelum memulai hypnobirthing, perlu di pastikan bahwa kondisi ruangan tenang. Alunan musik serta aromaterapi yang menenangkan juga di sarankan untuk membuat ibu hamil merasa tenang. Kondisi ruangan yang tenang serta nyaman sangat mendukung keberhasilan hypnobirthing.
  2. Relaksasi Otot
    Setelah memastikan kondisi ruangan, langkah pertama yang di lakukan adalah relaksasi otot. Relaksasi otot di awali dengan peregangan otot kaki, otot tangan, hingga leher. Kemudian hembuskan nafas perlahan dan buang pikiran negatif yang mengganggu. Pada saat relaksasi, usahakan untuk fokus dan benar-benar rileks. Kenyamanan Ibu saat melakukan tahapan ini sangat berpengaruh pada keberhasilan hypnobirthing.
  3. Fokus pada Satu Titik
    Jika tahapan relaksasi sudah di lakukan, tahapan selanjutnya adalah fokus pada satu titik. Arahkan mata ke satu titik sampai benar-benar fokus, mengantuk, dan akhirnya ingin memejamkan mata.
  4. Sugesti
    Pada saat mata terpejam, fasilitator akan mulai menanamkan sugesti positif mengenai proses persalinan. Kata-kata positif akan sangat mudah masuk ke alam bawah sadar saat proses ini berlangsung. Tugas Ibu hanyalah mendengarkan sugesti dari fasilitator dengan fokus untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Manfaat menggunakan metode hypnobirthing untuk persalinan antara lain:

  1. Memberikan perasaan nyaman, rileks, tenang, dan positif pada saat persalinan.
  2. Menghilangkan kecemasan dan ketakutan akan proses persalinan.
  3. Manajemen stres saat persalinan terkendali.
  4. Memastikan Ibu tetap terjaga dan waspada selama bersalin.
  5. Proses persalinan lebih cepat, sehingga meminimalisir penggunaan obat penghilang rasa sakit.
  6. Mengurangi rasa sakit saat bersalin.
  7. Ibu tidak perlu tinggal lama di rumah sakit setelah melahirkan.
  8. Menghilangkan trauma akan persalinan yang selama ini kerap menjadi momok.
  9. Mengurangi resiko stres pasca melahirkan.

 

 

 

Manajemen Nyeri, Manajemen Nyeri Adalah, Pain Management, pelatihan manajemen nyeri, Pelatihan Pain Management

Manajemen Nyeri – Manajemen Nyeri Adalah – Pelatihan Manajemen Nyeri – Pain Management – Pelatihan Pain Management

 

“MANAJEMEN NYERI (PAIN MANAGEMENT)”

 

Pain Management adalah mengidentifikasi dan mengelola pengalaman sensorik atau emosional yang berkaitan dengan kerusakan jaringan atau fungsional dengan onset mendadak atau lambat dan berintensitas ringan hingga berat dan konstan. Dalam hal ini, Manajemen nyeri bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri yang sampai mengganggu aktivitas penderita.

Manajemen nyeri akan di berikan ketika seorang merasakan sakit yang signifikan atau berkepanjangan. Tujuan adanya manajemen nyeri antara lain: mengurangi rasa nyeri yang di rasakan, meningkatkan fungsi bagian tubuh yang sakit dan meningkatkan kualitas hidup.

Prosedur Pain Management

Prosedur sebelum di lakukan manajemen nyeri adalah:

  • Evaluasi
  • Tes diagnostik untuk menentukan penyebab utama nyeri
  • Rujukan untuk operasi (bergantung pada hasil tes dan evaluasi)
  • Intervensi seperti pemberian suntik atau stimulasi saraf tulang belakang
  • Terapi fisik untuk meningkatkan kekuatan tubuh
  • Jika diperlukan, ada psikiater untuk mengatasi masalah kecemasan, depresi, atau keluhan mental lain yang dialami saat menderita nyeri kronis
  • Pengobatan komplementer

Ada beberapa kategori yang bisa di ringankan dengan manajemen nyeri seperti:

  • Nyeri akut                                                                                                                                                       
    Merupakan nyeri yang terjadi tiba-tiba dan hanya berlangsung sebentar dan sesekali. Biasanya, nyeri akut terjadi karena patah tulang, kecelakaan, terjatuh, luka bakar, persalinan, dan operasi.
  • Nyeri kronis                                                                                                                                                   
    Jenis nyeri yang terjadi selama lebih dari 6 bulan dan di rasakan hampir setiap hari. Biasanya, nyeri kronis diawali dengan nyeri akut namun tidak hilang meskipun cedera atau penyakit telah sembuh. Biasanya, nyeri kronis terjadi karena nyeri tulang belakang, kanker, diabetes, sakit kepala, atau masalah pada sirkulasi darah.
  • Nyeri yang terjadi tiba-tiba (breakthrough pain)                                                                           
    Breakthrough pain yaitu jenis nyeri dengan rasa di tusuk-tusuk yang terjadi dengan cepat. Nyeri ini terjadi pada seseorang yang sudah mengonsumsi obat untuk mengatasi nyeri kronis akibat kanker atau arthritis. Breakthrough pain bisa terjadi saat seseorang melakukan aktivitas sosial, batuk, atau stres. Lokasi terjadinya nyeri kerap terjadi di titik yang sama.
  • Nyeri tulang

    Ciri-cirinya adalah rasa nyeri dan ngilu di satu tulang atau lebih dan muncul saat berolahraga atau beristirahat. Pemicunya bisa karena kanker, patah tulang, hingga osteoporosis.

  • Nyeri saraf                                                                                                                                                      
    Merupakan jenis nyeri yang terjadi karena ada peradangan saraf. Sensasinya seperti di tusuk-tusuk dan terbakar. Bahkan beberapa penderitanya yang menjelaskan sensasinya seperti tersetrum dan jadi kian parah di malam hari.
  • Nyeri seperti ditusuk, kram, atau terbakar (phantom pain)                                                      
    Phantom pain terasa seperti datang dari bagian tubuh yang tidak lagi ada di tempatnya. Biasanya, orang yang menjalani amputasi kerap merasakannya. Phantom pain bisa mereda seiring dengan berjalannya waktu.
  • Nyeri jaringan lunak                                                                                                                                   
    Nyeri ini terjadi karena ada peradangan jaringan, otot, atau ligamen. Biasanya berhubungan dengan cedera saat olahraga, nyeri tulang belakang, hingga masalah saraf sciatica. Nyeri alih pada bagian tubuh tertentu
  • Nyeri alih terasa seperti datang dari titik               Nyeri alih terasa seperti datang dari titik tertentu namun sebenarnya merupakan dampak dari cedera atau peradangan di organ lain atau lokasi lain. Misalnya masalah di pankreas akan menyebabkan rasa nyeri di perut bagian atas hingga punggung.

     

Pain Management
Pain Management

 

Pain Management
Pain Management