Customer Service Excellent & Handling Customer Complaint - training service excellent & handling customer complaint - Handling Customer Complaint, diklat service excellent, handling customer complaint, materi service excellent, pelatihan handling complaint, pelatihan service excellent

Customer Service Excellent & Handling Customer Complaint – Training Service Excellent & Handling Customer Complaint – Handling Customer Complaint

PEATIHAN KHUSUS
“SERVICE EXCELLENT & HANDLING CUSTOMER COMPLAINT”

Kepada Yth.
Direktur RS, Perawat pelaksana di Puskesmas Rawat Inap, Perawat pelaksana Di Rumah Sakit, Semua pihak yang terlibat lainya.

Pelayanan pelanggan menjadi salah satu keunggulan kompetitif perusahaan dalam upaya mempertahankan pelanggan. Makin ketatnya persaingan bisnis membuat para pelaku bisnis bersaing dalam pelayanan terhadap pelanggannya. Untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan sebaik-baiknya, maka perlu pemahaman tentang bagaimana teknik-teknik pelayanan pelanggan. Setiap personil di semua tingkatan dalam perusahaan harus memahami secara tepat bagaimana melayani pelanggan. Melalui proses pembelajaran ini para peserta dilatih untuk memahami siapa pelanggan mereka, apa kebutuhan pelanggan mereka, dan juga bagaimana melayani dan juga memberikan kepuasan kepada pelanggan.

Salah satu kunci sukses dari keberhasilan dalam meningkatkan penjualan adalah dengan berinteraksi dan menjalin hubungan baik dengan customer, dengan cara memberikan pelayanan yang memuaskan. Dengan berinteraksi dapat membangun kesempatan untuk mempromosikan produk, layanan dan juga perusahaan. Namun tidak mudah bagi pihak perusahaan untuk menjalankannya. Sukses dalam menciptakan kepuasan pelanggan sangat tergantung dari tingkat keahlian customer service.

Peningkatan kualitas layanan seharusnya secara kontinyu diupayakan oleh seluruh karyawan. Salah satu faktor dalam peningkatan kepuasan pelanggan adalah penanganan komplain pelangan. Untuk mengembangkan organisasi yang berorientasi pada kepuasan pelanggan (service excellence), keterampilan menangani komplain pelanggan merupakan keterampilan yang sangat penting. Dalam pelatihan ini akan dibahas bagaimana meningkatkan keahlian peserta menjadi customer service yang handal dan juga menangani komplain pelanggan.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari Pusat Diklat bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “SERVICE EXCELLENT & HANDLING CUSTOMER COMPLAINT”

TUJUAN

  • Pelatihan ini akan menyajikan pemahaman tentang bagaimana teknik-teknik melakukan pelayanan yang prima kepada pelanggan dan juga memberikan pelayanan agar pelanggan mendapatkan kepuasan.
  • Pelatihan ini juga membekali peserta dengan kemampuan tentang kemampuan secara kepribadian agar dapat menjadi lebih bersahabat dan menyenangkan, sehingga pelanggan dapat merasa nyaman dan juga menjadi pelanggan loyal serta fanatik.
  • Selain itu, pelatihan ini juga akan membahas bagaimana cara menghadapi kompalin pelanggan dan menjadi komplain tersebut sebuah alat untuk meningkatkan pelayanan.

MATERI

  • Kebijakan Dinas Kesehatan Dalam Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan
  • Konsep Mutu Dalam Pelayanan Kesehatan
  • Pelayanan Prima Dalam Keperawatan
  • Peran PPNI dalam Peningkatan Kualitas Tenaga Keperawatan
  • Membangun Pribadi Caring Perawat
  • Teknik menganalisa komplain dan menjadikan komplain sebagai proses pengembangan pelayanan
  • Kesadaran Intrapersonal dalam hubungan Interpersonal Perawat Klien (Menjadi Perawat yang Paripurna)
  • Komunikasi Terapeutik dalam pelayanan keperawatan
  • Handling Complaints and custumer retention in organization
  • Aplikasi Psikoneuroimunologi (PNI) dalam pelayanan keperawatan
  • Sistem Pemberian Pelayanan Keperawatan  Profesional (SP2KP)
  • Perilaku Asertif dalam pelayanan keperawatan

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2025

JANUARIFEBRUARIMARET
02 – 04 JANUARI 202506 – 08 FEBRUARI 202506 – 08 MARET 2025
13 – 15 JANUARI 202517 – 19 FEBRUARI 202517 – 19 MARET 2025
20 – 22 JANUARI 202526 – 28 FEBRUARI 202524 – 26 MARET 2025
APRILMEIJUNI
03 – 05 APRIL 202508 – 10 MEI 202502 – 04 JUNI 2025
14 – 16 APRIL 202519 – 21 MEI 202516 – 18 JUNI 2025
24 – 26 APRIL 202526 – 28 MEI 202523 – 25 JUNI 2025
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
07 – 09 JULI 202507 – 09 AGUSTUS 202508 – 10 SEPTEMBER 2025
17 – 19 JULI 202518 – 20 AGUSTUS 202518 – 20 SEPTEMBER 2025
24 – 26 JULI 202525 – 27 AGUSTUS 202525 – 27 SEPTEMBER 2025
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
06 – 08 OKTOBER 202506 – 08 NOVEMBER 202504 – 06 DESEMBER 2025
16 – 18 OKTOBER 202517 – 18 NOVEMBER 202518 – 20 DESEMBER 2025
23 – 25 OKTOBER 202527 – 29 NOVEMBER 202529 – 31 DESEMBER 2025
EEG, Electroencephalography, Electroencephalography Adalah, pelatihan eeg, Pelatihan EEG 2024

Electroencephalography – Electroencephalography Adalah – EEG – Pelatihan EEG – Pelatihan EEG 2024

 

“Electroencephalography (EEG)”

 

Electroencephalography (EEG) atau pemeriksaan electroencephalography adalah alat yang berfungsi untuk mempelajari gambar dari rekaman aktivitas listrik di otak, termasuk teknik perekaman EEG dan juga interpretasinya.Pemeriksaan EEG berguna untuk mendeteksi aktivitas listrik di otak dengan menggunakan cakram logam kecil (elektroda) yang di lekatkan pada kulit kepala. Sel otak berkomunikasi melalui impuls listrik dan juga aktif setiap saat, bahkan ketika sedang tidur. Aktivitas ini kemudian di tampilkan sebagai garis bergelombang pada rekaman EEG.

Pemeriksaan EEG adalah salah satu tes diagnostik utama untuk epilepsi. Pemeriksaan ini juga dapat berperan dalam mendiagnosis gangguan otak lainnya. Mendapatkan rekaman EEG yang baik dan benar adalah salah satu dari tujuan utama dari pemeriksaan EEG, selain interpretasi yang benar. EEG adalah alat untuk menunjang tegaknya diagnosis, selama dapat memperoleh rekaman yang baik dan benar. Rekaman yang tidak baik justru akan menyesatkan tegaknya diagnosis. Oleh karena itu, ada pepatah yang mengatakan, “Bad EEG is worse than no EEG at all”.

Ada beberapa jenis pemeriksaan EEG ang perlu diketahui, yaitu:

  1. Pemeriksaan EEG Rutin
  2. EEG Terkait Masalah Tidur
  3. EEG Rawat Jalan
  4. Telemetri Vidio
  5. Telemetri EEG Invasif

Pemeriksaan EEG dapat menentukan perubahan aktivitas otak yang mungkin berguna dalam mendiagnosis gangguan otak, terutama epilepsi atau gangguan kejang lainnya. EEG mungkin juga bermanfaat untuk mendiagnosis atau mengobati gangguan berikut:

  • Tumor otak.
  • Kerusakan otak akibat cedera kepala.
  • Disfungsi otak yang dapat memiliki berbagai penyebab (ensefalopati).
  • Peradangan otak (ensefalitis).
  • Trauma pada kepala.
  • Gangguan tidur.

Selain itu, pemeriksaan EEG juga dapat di gunakan untuk mengkonfirmasi kematian otak pada seseorang yang koma persisten. Pemeriksaan EEG berkelanjutan di gunakan untuk membantu menemukan tingkat anestesi yang tepat untuk seseorang yang koma dan juga di induksi secara medis.

Hasil Pemeriksaan Electroencephalography (EEG)

Penyedia layanan kesehatan akan memastikan pola gelombang pada otak yang di hasilkan dari pemeriksaan ini. Hasil tes dapat menggambarkan pola yang ada normal atau abnormal. Jika polanya abnormal, beberapa hal yang dapat menjadi penyebabnya, seperti:

  • Ketergantungan alkohol atau penyalahgunaan zat (narkoba).
  • Adanya perdarahan di otak.
  • Pembengkakan pada otak (edema).
  • Tumor otak.
  • Cedera pada kepala.
  • Migrain.
  • Gangguan kejang, seperti epilepsi.
  • Alami gangguan tidur, seperti sleep apnea.
    Stroke.

 

 

manajemen dasar rekam medis, pelatihan rekam medis, Pelayanan Rekam Medis, Rekam Medis Adalah, rekam medis rumah sakit

Manajemen Dasar Rekam Medis – Rekam Medis Rumah Sakit – Rekam Medis Adalah – Pelatihan Rekam Medis – Pelayanan Rekam Medis

 

“MANAJEMEN DASAR REKAM MEDIS RUMAH SAKIT”

 

Rekam Medis Rumah Sakit dan Informasi Kesehatan mempelajari pencatatan, pelaporan, pengumpulan, pendaftaran, pengisian, dan juga analisis data terkait kebutuhan informasi untuk mendiagnosa pasien agar mendapatkan penanganan dan juga perawatan yang tepat. Ruang lingkup pelayanan Rekam Medis meliputi manajemen penyelenggaraan rekam medis, penyelenggaraan admission dan juga registrasi, pengelolaan berkas rekam medis, penyimpanan berkas rekam medis, pendidikan dan penelitian, administrasi dan pelaporan rekam medis.

Fungsi rekam medis yaitu sebagai dasar pemeliharaan dan juga pengobatan pasien, bahan pembuktian dalam perkara hukum, bahan untuk penelitian dan pendidikan, dasar perbayaran biaya pelayanan kesehatan dan juga untuk menyiapkan statistik kesehatan.

Rekam medis terbagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan jenis perawatan yang di peroleh pasien, antara lain rekam medis pasien rawat jalan, rekam medis pasien rawat inap, rekam medis pasien gawat darurat, dan juga rekam medis pasien dalam keadaan bencana.

 

Pengelolaan yang ada di rekam medis rumah sakit terdiri dari:

  1. Assembling adalah mengurutkan kembali dokumen rekam medis rawat jalan. Gawat darurat dan juga rawat inap sesuai dengan kronologi penyakit pasien yang bersangkutan. Kemudian melakukan penelitian kelengkapan data sesuai dengan penyakit pasien.
  2. Koding adalah pemberian penetapan kode dengan menggunakan huruf atau angka atau kombinasi huruf dalam angka yang mewakili komponen data. Fungsi pengkode rekam medis bertanggung jawab terhadap penemuan dan penulisan kode penyakit, dan operasi yang tertulis pada dokumen rekam medis.
  3. Indexing adalah membuat tabulasi sesuai dengan kode yang sudah di buat ke dalam indeks-indeks (dapat menggunakan kartu indeks atau komputerisasi). Didalam kartu indeks tidak boleh mencantumkan nama pasien.
  4. Filing merupakan suatu ruangan di unit rekam medis yang bertanggung jawab terhadap penyimpanan retensi dan pemusnahan dokumen rekam medis. Selain itu filing juga menyediakan dokumen rekam medis yang telah lengkap isinya sehingga dapat memudahkan penggunaan mencari informasi sewaktu-waktu.
  5. Analising dan Reporting merupakan Unit Rekam Medis (URM) yang berfungsi sebagai penganalisis dan pelapor dalam sistem pelayanan rekam medis. Sebagai penganalisis semua data rekam medis yang masuk ke Unit Rekam Medis (URM). Untuk di olah menjadi informasi yang di sajikan dalam laporan guna pengambilan keputusan manajemen di rumah.

 

 

IUD Pasca Salin, Kontrasepsi Pasca Salin, pelatihan iud, pelatihan iud pasca salin, SOP IUD Pasca Salin

Pelatihan IUD Pasca Salin – Pelatihan IUD – IUD Pasca Salin – SOP IUD Pasca Salin – Kontrasepsi Pasca Salin

 

“IUD PASCA SALIN”

Kontrasepsi IUD Pasca Salin adalah pemasangan alat kontrasepsi IUD yang di pasang dalam waktu 10 menit. Setelah lepasnya plasenta (ari-ari) pada proses Bagaimana Cara Kerjanya? Mekanismenya sama, IUD yang di pasang setelah persalinan selanjutnya juga akan berfungsi seperti IUD yang di pasang saat siklus menstruasi.

Kontrasepsi pasca salin merupakan suatu program yang di maksudkan untuk mengatur kelahiran, menjaga jarak kehamilan dan juga menghindari kehamilan yang tidak di inginkan, agar dapat mengatur kehamilan melalui penggunaan alat/obat kontrasepsi setelah melahirkan.

Keuntungan IUD Pasca Salin:

  • Efektivitas tinggi (hampir sama dengan steril) sehingga resiko kebobolan relatif kecil di bandingkan KB Suntik, pil atau kondom.
  • Praktis, sekali pemasangan, jangka waktu pemakaian hingga 5 tahun.
  • Pemasangannya relatif tidak sakit, karena di lakukan 10 menit setelah ari-ari lahir.
  • Efektif dan juga tidak mempengaruhi produksi ASI.
  • Resiko perdarahan lebih kecil di bandingkan IUD yang di pasang pada siklus menstruasi.
  • Kesuburan cepat kembali setelah alat dilepas.

Cara Kerja: Mekanismenya sama, IUD yang di pasang setelah persalinan selanjutnya juga akan berfungsi seperti IUD yang di pasang saat siklus menstruasi. Pada umumnya IUD pasca salin, umumnya di gunakan jenis IUD. Yang mempunyai lilitan tembaga yang menyebabkan terjadinya perubahan kimia di rahim sehingga proses pembuahan tidak terjadi.

Proses Pemasangannya:

  • IUD di pasang 10 menit setelah ari-ari lahir (baik pada persalinan normal atau caesar), setelah rahim di bersihkan dan kontraksi rahim di pastikan baik.
  • Proses pemasangan di lakukan oleh Bidan/Dokter kandungan.
  • Relatif tidak sakit karena kondisi mulut rahim masih membuka setelah melahirkan di bandingkan jika pemasangan di lakukan pada saat siklus menstruasi.
  • Kunjungan ulang untuk kontrol di lakukan satu minggu setelah pemasangan

 

 

pelatihan iud, pelatihan iud dan implant, pelatihan iud pasca salin, pelatihan kb, training iud pasca salin

Pelatihan IUD Pasca Salin 2025

PELATIHAN KHUSUS
“IUD PASCA SALIN”

Kepada Yth.
Direktur Rumah Sakit/Pimpinan/Manajer, Dokter Spesialis Kandungan, Bidan/Perawat, Asisten Dokter Spesialis Kandungan, Dan Pihak-Pihak Terkait Lainnya Pengembangan SDM di Rumah Sakit

Setiap tahun terjadi 5 juta kelahiran di Indonesia, namun hanya kurang dari 30 persen ibu melahirkan yang langsung ber-KB. Padahal, pemasangan KB pasca persalinan (Postpartum) bermanfaat untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), menaikkan angka pemakai kontrasepsi jangka panjang dan juga dapat menekan angka drop out ber-KB.
Untuk kesejahteraan bayi, ibu dan keluarganya, WHO menyarankan untuk menunda paling tidak selama dua tahun sebelum hamil lagi. Keluarga Berencana Pasca Persalinan dapat membantu menurunkan kematian Ibu, Bayi dan juga Balita. Salah satu upaya lain yang dilakukan pemerintah adalah dengan KB melalui berbagai metode, namun guna percepatan penurunan AKI dan AKB salah satu metode yang paling baik yang dapat digunakan dengan KB MKJP (Metode KB jangka panjang) meliputi IUD.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari PUSAT DIKLAT bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “IUD PASCA SALIN” 

TUJUAN

1. Meningkatkan kompetensi tenaga medis (dokter dan bidan) mengenai pemasangan IUD pasca melahirkan dengan metode inserter
2. Meningkatkan kualitas pelayanam dan kemampuan para tenaga kesehatan meningkat sehingga mengurangi resiko atau tingkat kegagalan dalam penggunaan alat kontrasepsi
3. Mampu memiliki action plan untuk mensosialisaikan metode baru ini kepada para provider di tempatnya masing-masing

MATERI

1. Konseling
2. Pemasangan Alat KB (Waktu dan Teknik Pemsangan)
3. Pencatatan, Pelaporan serta program tindak lanjut

METODE

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2025

JANUARIFEBRUARIMARET
02 – 04 JANUARI 202506 – 08 FEBRUARI 202506 – 08 MARET 2025
13 – 15 JANUARI 202517 – 19 FEBRUARI 202517 – 19 MARET 2025
20 – 22 JANUARI 202526 – 28 FEBRUARI 202524 – 26 MARET 2025
APRILMEIJUNI
03 – 05 APRIL 202508 – 10 MEI 202502 – 04 JUNI 2025
14 – 16 APRIL 202519 – 21 MEI 202516 – 18 JUNI 2025
24 – 26 APRIL 202526 – 28 MEI 202523 – 25 JUNI 2025
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
07 – 09 JULI 202507 – 09 AGUSTUS 202508 – 10 SEPTEMBER 2025
17 – 19 JULI 202518 – 20 AGUSTUS 202518 – 20 SEPTEMBER 2025
24 – 26 JULI 202525 – 27 AGUSTUS 202525 – 27 SEPTEMBER 2025
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
06 – 08 OKTOBER 202506 – 08 NOVEMBER 202504 – 06 DESEMBER 2025
16 – 18 OKTOBER 202517 – 18 NOVEMBER 202518 – 20 DESEMBER 2025
23 – 25 OKTOBER 202527 – 29 NOVEMBER 202529 – 31 DESEMBER 2025
Humas dan Marketing Rumah Sakit, Humas Rumah Sakit, Marketing Rumah Sakit, Protokol Rumah Sakit, Tim Marketing Rumah Sakit

Humas dan Marketing Rumah Sakit – Protokol Rumah Sakit – Humas Rumah Sakit – Marketing Rumah Sakit – Tim Marketing Rumah Sakit

 

“HUMAS, PROTOKOL DAN MARKETING RUMAH SAKIT”

Humas dan protokoler merupakan bagian yang mempunyai tugas pokok untuk membangun citra dan juga image perusahaan /organisasi/pemerintah yang baik, produktif, dan juga humanis di mata masyarakat luas. Selain itu fungsi humas dan juga protokoler secara mendasar adalah membangun komunikasi yang baik di dalam suatu organisasi sehingga semua kegiatan dalam organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik dan juga sesuai dengan rencana yang telah di buat sebelumnya. Mengingat akan fungsinya yang berkaitan erat dengan pihak eksternal yaitu konsumen, masyarakat, dan media, maka humas juga merupakan pihak yang ikut serta dalam membanguan pemasaran rumah sakit tersebut. Training ini akan memberikan strategi efektif guna meningkatkan daya kemampuan bagian humas dan protokoler dalam menjalankan tugasnya sehingga semua kegiatan dan juga rencana yang telah dibuat oleh organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan rencana serta membekali kemampuan bagian humas agar dapat menjadikan masalah yang sedang di hadapi menjadi sebuah strategi pemasaran yang jitu.

Marketing rumah sakit adalah suatu perencanaan, implementasi dan kontrol terhadap program yang telah di rancang guna meningkatkan penjualan jasa kesehatan yang di sediakan oleh rumah sakit yang nantinya menghasilkan keuntungan atau laba sesuai harapan manajemen rumah sakit. Rumah sakit adalah salah satu dari fasilitas kesehatan atau sering juga di sebut faskes yang penting bagi masyarakat. Faskes yang satu ini menjadi tempat berobat dan berkonsultasi mengenai berbagai macam hal. Mulai dari kesehatan, hingga penyakit tertentu. Untuk mengenalkan fungsinya, sangat penting di terapkan strategi pemasaran faskes secara digital. Strategi pemasaran memang identik dengan promosi produk atau bisnis. Namun, dalam pengelolaan rumah sakit, juga sangat penting di lakukan strategi pemasaran. Seperti dalam bidang bisnis yang mengenalkan produk, rumah sakit juga harus mengenalkan layanannya kepada masyarakat.

3 Alasan Pentingnya Strategi Pemasaran Rumah Sakit Secara Online

Strategi pemasaran rumah sakit dan faskes yang lainnya tidak jauh berbeda dengan strategi pemasaran pada umumnya. Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan dan mengenalkan rumah sakit serta layanan yang di sediakan. Namun strategi pemasaran digital yang di lakukan dalam pengelolaan rumah sakit, memiliki beberapa alasan penting untuk di lakukan selain tujuan utama tersebut.

Berikut ini adalah alasan penting mengapa strategi pemasaran faskes secara online atau digital harus di lakukan.

1. Meningkatkan Branding Rumah Sakit
Dengan penerapan strategi pemasaran digital, tentu saja pihak rumah sakit bisa memberikan informasi lengkap mengenai rumah sakit. Ketika pasien mencari informasi untuk melakukan pengobatan di rumah sakit, pasien tersebut membutuhkan informasi yang dapat mendukung keputusannya.

Penyajian informasi yang lengkap tentang rumah sakit di platform online seperti web, social media, atau youtube. Dapat memudahkan pasien dalam mencari informasi tentang rumah sakit kita. Serta meningkatkan kredibilitas dari rumah sakit itu sendiri.

2. Sebagai Upaya Penerapan Misi Preventif
Tak terpisahkan dari poin sebelumnya, dalam poin ini menjelaskan betapa pentingnya menerapkan strategi pemasaran digital pada rumah sakit. Di mana rumah sakit bisa memberikan edukasi terkait kesehatan.

Sehingga kita tidak hanya memasarkan tentang pelayanan apa saja yang di tawarkan. Tetapi juga dapat mengedukasi masyarakat sekitar bagaimana menjaga kesehatannya

Selain dari segi pasien dan dokter, dengan penerapan strategi pemasaran, komunikasi antar dokter akan dipermudah. Terutama antara dokter umum dan dokter spesialis yang menangani kasus secara bersama.

3. Sebagai Sarana Penyampaian Informasi
Promosi merupakan salah satu strategi pemasaran yang dapat diambil oleh rumah sakit untuk menyampaikan informasi mengenai produk, yaitu jasa pelayanan yang tersedia di rumah sakit.

Dengan memanfaatkan platform online, dapat memudahkan calon pasien untuk mencari informasi tentang rumah sakit kita dengan mudah.

 

 

Akuntansi Rumah Sakit, Pelatihan Akuntansi Perpajakan, Pelatihan Akuntansi Rumah Sakit, pelatihan perpajakan rumah sakit, Perpajakan Rumah Sakit

Pelatihan Akuntansi Perpajakan – Pelatihan Akuntansi Rumah Sakit – Pelatihan Perpajakan Rumah Sakit – Akuntansi Rumah Sakit – Perpajakan Rumah Sakit

 

“AKUNTANSI DAN PERPAJAKAN RUMAH SAKIT”

 

Rumah sakit merupakan organisasi yang kompleks, antara lain fungsionalisasi dan juga spesialisasi yang banyak ragamnya. Demikian pula rumah sakit yang merupakan suatu mata rantai pelayanan kesehatan yang mempunyai fungsi utama penyembuhan serta pemulihan kesehatan. Di mana fungsi ini di laksanakan secara terpadu dengan upaya peningkatan kesehatan dan juga pencegahan penyakit sehiangga merupakan layanan kesehatan paripurna. Sebagai subjek pajak, dalam upaya untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya. Rumah sakit perlu melakukan langkah – langkah manajemen perpajakan secara baik sehingga di harapkan tercipta pelaksanaan kewajiban perpajakan yang efektif dan juga efisien.

Perencanaan pajak merupakan langkah awal dalam manajemen pajak. Tujuan utama dari perencanaan pajak adalah mengetahui seberapa besar penghematan bisa di lakukan institusi dalam melakukan pembayaran pajak di masa yang akan datang melalui cara-cara yang legal yaitu cara-cara yang di perkenakan undang-undang. Untuk itulah akuntansi rumah sakit harus tetap di terapkan dengan karakter dari rumah sakit. Dan juga kompleksitas operasi yang di jalankan. Dimana rumah sakit merupakan instansi yang memiliki karyawan yang tidak sedikit serta kebutuhan akan obat yang sangat besar sehingga terjadi perputaran uang di dalam rumah sakit yang begitu tinggi. Selain itu Rumah Sakit juga instansi yang wajib pajak dan berpotensi besar terhadap penerimaan pajak negara.

Objek dari Pajak Penghasilan itu sendiri. Penghasilan terdiri atas penghasilan yang bukan merupakan objek pajak, penghasilan yag berupakan objek pajak dan juga penghasilan yang merupakan objek pajak PPh final. Penerimaan bruto adalah semua penerimaan/penghasilan yang di terima atau di perboleh dalam suatu tahun pajak. Tidak termasuk penghasilan yang telah di kenakan pajak penghasilan yang bersifat final. Seperti PPh atas bunga deposito, jasa giro, dan pengalihan hak atas tanah dan atau bangunan, walaupun tetap di laporkan dalam lampiran SPT Tahunan PPh badan dan laporan keuangan rumah sakit.

Aspek Khusus Dalam Akuntansi Rumah Sakit:

  • Penghitungan dan Pelaporan Biaya Pelayanan

Melibatkan penghitungan biaya pelayanan yang di berikan kepada pasien. Ini mencakup pencatatan biaya-biaya medis, seperti biaya tenaga medis, biaya obat-obatan, biaya laboratorium, biaya perawatan, dan biaya fasilitas.

  • Pengendalian Persediaan

Persediaan obat-obatan, alat medis, dan juga perlengkapan kesehatan lainnya merupakan bagian penting dari operasional rumah sakit. Akuntansi membantu dalam pengendalian persediaan dengan mencatat masuk dan keluarnya persediaan, memonitoring stok, dan melakukan penilaian atas nilai persediaan yang tersedia.

  • Manajemen Pendapatan dan Klaim Asuransi

Rumah sakit menerima pendapatan dari pasien dan lembaga asuransi kesehatan. Akuntansi terlibat dalam pencatatan dan pengelolaan pendapatan dari pelayanan medis yang di berikan termasuk penghitungan biaya yang harus di bayarkan oleh pasien atau asuransi, pemantauan tagihan, serta penagihan dan penyelesaian klaim asuransi.

  • Pelaporan Keuangan dan Kepatuhan Perpajakan

Melibatkan penyusunan laporan keuangan seperti laporan laba-rugi, neraca, dan arus kas. Laporan ini memberikan gambaran tentang kinerja keuangan rumah sakit kepada pihak-pihak terkait.

Selain itu, akuntansi juga memastikan kepatuhan perpajakan dengan memenuhi kewajiban pelaporan dan pembayaran pajak yang berlaku.

 

 

jadwal pelatihan akuntansi dan perpajakan rumah sakit, materi akuntansi dan perpajaka rumah sakit, Pelatihan Akuntansi dan Perpajakan Rumah Sakit, Pelatihan AKUNTANSI UNTUK PENYUSUNAN LAPORAN, pelatihan perpajakan rumah sakit, Training Akuntansi dan Pajak Rumah Sakit

Pelatihan Akuntansi Dan Perpajakan Rumah Sakit 2025

 

PELATIHAN KHUSUS
“AKUNTANSI DAN PERPAJAKAN RUMAH SAKIT”

Kepada Yth.
Direktur RS, Kabag. Keuangan RS/Akuntan Rumah Sakit, Bendahara Rumah Sakit,Manager Keuangan Rumah Sakit

Dengan Hormat,
Sebuah laporan keuangan yang baik akan memberikan data dan juga informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan pimpinan. Mengingat akan pentingnya laporan keuangan tersebut maka laporan keuangan harus di susun secara benar. Dalam kenyataannya, penyusunan laporan keuangan menghadapi sebuah kendala yaitu Rumah Sakit melakukan dua sistem pencatatan dan juga pelaporan yang berdasarkan prinsip akuntansi Accrual Basis dan juga Cash Basis untuk memenuhi ketentuan yang berlaku yang diharapkan dapat berjalan secara paralel, independen dan juga tercipta mekanisme saling kontrol di antaranya (kontrol internal), namun dirasakan menjadi beban petugas Rumah Sakit.

Sementara itu perpajakan terkait dengan rumah sakit yang meliputi Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Pemotongan / Pemungutan, dan juga Pajak lainnya seperti perlakuan PPN atas obat, kerjasama dengan pihak ketiga, dan juga pengelolan perpajakan profesi dokter. juga merupakan hal yang sangat penting. Mengingat akan pentinganya akuntansi dan juga perpajakan rumah sakit, maka di perlukan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengemban tugas tersebut.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari PUSAT DIKLAT bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan PELATIHAN KHUSUS RUMAH SAKIT: “AKUNTANSI DAN PERPAJAKAN RUMAH SAKIT”

TUJUAN

  1. Peserta mampu menyusun laporan keuangan rumah sakit dengan baik.
  2. Peserta mampu membuat laporan perpajakan untuk semua object pajak yang ada di rumah sakit.

MATERI

  1. Laporan Keuangan Rumah Sakit (Neraca, Laba Rugi, Perubahan Modal Dan Arus Kas)
  2. Analisis Komponen Dalam Laporan Keuangan Rumah Sakit
  3. Analisis Likuiditas, Profitabilitas Dan Aktivitas
  4. Analisis Hubungan Kinerja Keuangan Perusahaan Dan Juga Rentabilitasnya
  5. Prediksi Dan Peramalan Keuangan Rumah Sakit
  6. Perencanaan Laba Rugi
  7. Perancanaan Arus Kas (Cash Flow)
  8. Perencanaan Posisi Keuangan
  9. Perpajakan Rumah Sakit
  10. Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan Terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan Dan Profesi Dokter Laporan,
  11. Pokok-Pokok Perubahan Dalam Uu Pajak Penghasilan (Pph Pasal 21, Pph Pasal 23, Pph Final Difokuskan Pada Pph Pasal 21) Terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan Dan Profesi Dokter
  12. Pokok-Pokok Perubahan Dalam Uu Ppn Baru Dan Juga Bphtb Terkait Rumahsakit, Klinik Kesehatan Dan Profesi Dokter

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO)
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2025

JANUARIFEBRUARIMARET
02 – 04 JANUARI 202506 – 08 FEBRUARI 202506 – 08 MARET 2025
13 – 15 JANUARI 202517 – 19 FEBRUARI 202517 – 19 MARET 2025
20 – 22 JANUARI 202526 – 28 FEBRUARI 202524 – 26 MARET 2025
APRILMEIJUNI
03 – 05 APRIL 202508 – 10 MEI 202502 – 04 JUNI 2025
14 – 16 APRIL 202519 – 21 MEI 202516 – 18 JUNI 2025
24 – 26 APRIL 202526 – 28 MEI 202523 – 25 JUNI 2025
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
07 – 09 JULI 202507 – 09 AGUSTUS 202508 – 10 SEPTEMBER 2025
17 – 19 JULI 202518 – 20 AGUSTUS 202518 – 20 SEPTEMBER 2025
24 – 26 JULI 202525 – 27 AGUSTUS 202525 – 27 SEPTEMBER 2025
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
06 – 08 OKTOBER 202506 – 08 NOVEMBER 202504 – 06 DESEMBER 2025
16 – 18 OKTOBER 202517 – 18 NOVEMBER 202518 – 20 DESEMBER 2025
23 – 25 OKTOBER 202527 – 29 NOVEMBER 202529 – 31 DESEMBER 2025
NICU PICU, NICU PICU Adalah, NICU PICU Update 2024, Pelatihan NICU PICU 2024, PICU NICU 2024

NICU PICU – NICU PICU Adalah – NICU PICU Update 2024 – PICU NICU 2024 – Pelatihan NICU PICU 2024

 

“MANAJEMEN LAYANAN NICU/PICU”

Ruangan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) adalah ruang perawatan intensif untuk bayi (sampai usia 28 hari) dan anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital.

NICU (Neonatal Intensive Care Unit)

Beberapa kondisi yang membuat bayi membutuhkan perawatan di NICU adalah bayi yang lahir prematur, memiliki cacat bawaan yang berat, mengalami gagal napas, terkena infeksi parah (sepsis), menderita dehidrasi, atau mengalami perdarahan hebat.

Untuk menangani kondisi bayi yang kritis, ruangan NICU di lengkapi berbagai peralatan, termasuk:

  • Alat bantu napas

Di ruang NICU tersedia berbagai alat bantu napas, seperti tabung oksigen, selang atau masker oksigen, dan mesin ventilator. Peralatan ini di gunakan untuk membantu bayi yang mengalami kesulitan bernapas atau tidak dapat bernapas sama sekali.

Dalam merawat bayi dengan gangguan pernapasan berat, dokter sering kali perlu melakukan intubasi untuk memasang selang pernapasan. Yang kemudian akan di sambungkan ke mesin ventilator, guna membantu bayi bernapas.

  • Mesin penghangat bayi

Bayi baru lahir, terutama bayi prematur, memiliki jaringan lemak yang lebih sedikit sehingga berisiko untuk mengalami kedinginan atau hipotermia. Oleh karena itu, di dalam ruangan NICU biasanya terdapat alat penghangat bayi untuk menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat.

  • Inkubator

Inkubator adalah alat berupa kotak khusus untuk bayi dengan dinding dari plastik tebal dan transparan yang memiliki pengatur suhu untuk mencegah bayi kedinginan. Alat ini juga berfungsi melindungi bayi dari infeksi.

  • Monitor tanda-tanda vital

Di ruang NICU juga terdapat monitor untuk memantau tanda-tanda vital bayi yang mencakup kadar oksigen dalam darah, laju pernapasan, denyut jantung, suhu tubuh, dan tekanan darah bayi.

Ruang NICU juga di lengkapi dengan beragam alat lain yang di perlukan untuk mendukung kesehatan bayi, seperti alat untuk fototerapi dan selang makanan yang akan dipasangkan pada hidung atau mulut bayi untuk pemberian ASI atau susu formula.

PICU (Pediatric Intensive Care Unit)

Sementara itu, di ruangan PICU biasanya di peruntukkan bagi bayi yang lebih besar dan anak-anak dengan kondisi berat atau berpotensi fatal, seperti asma parah, dehidrasi berat, perdarahan akibat cedera berat atau kecelakaan, sepsis, kegagalan fungsi organ, keracunan, dan meningitis. Bayi atau anak-anak yang baru saja menjalani operasi besar juga biasanya perlu di rawat selama beberapa waktu di ruangan PICU. Mirip dengan NICU, ruangan PICU juga di lengkapi berbagai peralatan medis untuk memantau dan merawat kondisi bayi dan anak-anak yang kritis. Mulai dari inkubator, alat fototerapi, mesin ventilator, tabung oksigen, hingga alat kejut jantung khusus anak.

Perawatan di Ruang NICU PICU

Selain di lengkapi berbagai perlengkapan medis, ruang NICU dan PICU juga di lengkapi berbagai obat-obatan emergensi, seperti dobutamin dan epinephrine. Yang sewaktu-waktu bisa di butuhkan apabila kondisi pasien semakin kritis. Selama di rawat di ruangan intensif NICU dan PICU, bayi dan anak-anak dengan kondisi kritis akan di pantau dan di evaluasi. Secara ketat oleh tim medis yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis anak, dan perawat.

Di ruangan intensif ini, orang tua dapat menemani anak yang sakit, tetapi jumlah pengunjung lain dan waktu membesuk akan dibatasi. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana yang tenang dan nyaman bagi pasien, serta untuk mencegah pasien terkena infeksi. Prinsip penanganan pasien bayi dan anak-anak yang kritis di ruangan intensif ini sebenarnya tidak jauh berbeda. Perbedaan NICU dan PICU terletak pada kelompok usia pasien yang tentunya akan memengaruhi jenis serta ukuran alat-alat di dalamnya.

 

 

Remunerasi, Remunerasi RSUD, remunerasi rumah sakit, Sistem Remunerasi, sistem remunerasi rumah sakit

Remunerasi – Remunerasi Rumah Sakit – Remunerasi RSUD – Sistem Remunerasi – Sistem Remunerasi Rumah Sakit

 

“PENYUSUNAN SISTEM REMUNERASI”

 

Sistem remunerasi adalah sistem balas jasa yang di berikan oleh suatu organisasi kepada pegawai sebagai penghargaan atas kontribusi yang di berikan pegawai kepada organisasi tersebut. Remunerasi di berikan kepada pejabat pengelola, dewan pengawas, dan juga pegawai BLU. Berdasarkan tingkat tanggung jawab dan juga tuntutan profesionalisme yang di perlukan, sebagaimana tercantum dalam pasal 36 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan BLU. Remunerasi di sebutkan di dalam Undang Undang No 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit Pasal 30. b. sebagai salah satu hak rumah sakit untuk menentukannya sebagai konsekuensi dari hak untuk menentukan sumber daya manusia sesuai kesehatan.

Sistem remunerasi merupakan suatu rangkaian inputs, proses, outputs dan outcomes. Yang dimaksud dengan Input adalah input sistem remunerasi dari fungsi SDM. Dalam hal ini, Yang meliputi data-data hasil analisis jabatan dan evaluasi jabatan, perencanaan SDM, penilaian kinerja, dan pengembangan karir. Yang diproses untuk menghasilkan outputs dan outcomes terkait dengan sebuah pekerjaan/jabatan.

 

Komponen Utama Sistem Remunerasi

  • Pay for Position:

Adalah komponen remunerasi yang berupa pembayaran tunai yang di berikan kepada pegawai berdasarkan jabatan atau pekerjaan yang di tugaskan kepada pegawai tersebut. Komponen pay for position terdiri dari gaji pokok, dan juga tunjangan pekerjaan yang di berikan secara tetap setiap bulan. Sebagai penghargaan atas komitmennya untuk melaksanakan pekerjaannya dan juga mematuhi setiap ketentuan yang berlaku.

  • Pay for Performance

Adalah komponen remunerasi yang berupa pembayaran tunai dan juga langsung di berikan kepada pegawai berdasarkan capaian kinerja pegawai dari target yang telah di tetapkan. Pay for Performance ini berupa insentif dan juga atau bonus yang di berikan kepada Pegawai. Sebagai penghargaan karena telah mencapai Total Kinerja Individu yang di targetkan. Yang di kaitkan dengan kinerja unit tempat Pegawai yang bersangkutan bekerja.

  • Pay for People

Adalah komponen remunerasi berupa pembayaran untuk Perorangan/Individu berdasarkan pada kondisi tertentu pada seseorang (individu). Yang di pertimbangkan layak untuk di berikan penghargaan tertentu yang tidak di berikan kepada orang lain. Mengingat jenis keahliannya yang specifik dan masih langka maupun mengingat pengalaman kerjanya. Namun penghargaan itu di sesuaikan dengan kemampuan Rumah Sakit yang bersangkutan. Pay for People bisa berwujud bantuan, asuransi, uang jasa masa kerja, maupun uang pensiun dan lainnya sebagai wujud perhatian, perlindungan dan pembangunan citra rumah sakit.