Dalam hal ini Manajemen sebagai suatu proses merupakan manajemen yang sistematis yaitu perencanaan, pegorganisasian, penetapan sumber saya manusia dan pengarahan serta pengawasan untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. Manajemen Farmasi Rumah Sakit (MFRS) dapat di definisikan sebagai suatu departemen atau unit di suatu rumah sakit di bawah pimpinan seorang apoteker. Dan juga di bantu oleh asisten apoteker yang memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan juga kompeten secara professional, tempat atau fasilitas penyelenggaraan yang bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan serta pelayanan kefarmasian. Yang terdiri dari pelayanan paripurna, mencakup perencanaan, mencakup perencanaan, pengadaan, produksi, penyimpanan perbekalan kesehatan atau sediaan farmasi.
Dispensing obat berdasarkan resep bagi penderita rawat inap dan rawat jalan; pengendalian mutu; dan pengendalian distribusi dan penggunaan seluruh perbekalan kesehatan di rumah sakit. Pelayanan farmasi klinik umum dan spesialis. Mencakup pelayanan langsung pada penderita dan pelayanan klinik yang merupakan program rumah sakit secara keseluruhan. Farmasi adalah ilmu yang mempelajari segala seluk-beluk mengenai obat. Ilmu farmasi adalah terapan dari (sedikitnya) tiga bidang ilmu yaitu kedokteran, kimia, dan biologi. Ruang lingkup ilmu farmasi tak hanya berfokus pada bidang ilmu eksakta. Melainkan juga pada bidang ilmu sosial seperti Manajemen Farmasi dan Farmakoekonomi.
Sistem yang menyimpan data dan memungkinkan fungsionalitas yang mengatur. Dan memelihara proses penggunaan obat-obatan di apotek. Sistem ini mungkin merupakan teknologi independen untuk penggunaan apotek saja, atau dalam pengaturan rumah sakit. Apotek dapat di integrasikan dalam sistem entri pesanan dokter komputer rumah sakit (CPOE) rawat inap.
Tindakan yang di perlukan untuk sistem manajemen farmasi dasar yaitu berfungsi meliputi antarmuka pengguna, entri. Dan juga penyimpanan data dan batas keamanan untuk melindungi informasi kesehatan pasien. Perangkat lunak komputer farmasi biasanya di beli siap pakai atau di sediakan oleh pedagang grosir obat sebagai bagian dari layanan mereka. Berbagai sistem operasi perangkat lunak farmasi di gunakan di banyak pengaturan praktik farmasi di seluruh dunia.
Kepada Yth. Direktur/Manajer Rumah Sakit, Kepala Group Catering Rumah Sakit, Kepala Dan Team Department Gizi Rumah Sakit, Team Perawat Rumah Sakit, Dept SDM Rumah Sakit, Koordinator/Ahli Gizi Rumah Sakit Dan Semua Pihak Lain Yang Terlibat Secara Langsung Maupun Tidak Terhadap Program Dan Implementasi Gizi Seimbang Di Rumah Sakit.
Malnutrisi merupakan masalah yang sering terjadi pada pasien yang di rawat di rumah sakit. Berbagai penelitian menunjukkan prevalensi malnutrisi pada pasien pada saat masuk rumah sakit besarnya sekitar 20%-60%. Malnutrisi merupakan masalah yang sering terjadi pada pasien yang di rawat di rumah sakit. Malnutrisi berdampak buruk bagi seluruh pasien rumah sakit, kekurangan gizi seorang pasien akan berdampak terhadap penyembuhan dan hasil pembedahan pasien, peningkatan morbiditas dan mortalitas, kehilangan berat badan (BB), dan juga yang hebatnya lagi mampu meningkatan resiko timbulnya kekambuhan terhadap penyakit yang sedang diobati dalam waktu yang cepat.
Seorang pasien yang dirawat di rumah sakit tentunya membutuhkan asupan makanan dan gizi sesuai dengan jenis penyakit yang di deritanya. Ketidakcocokan kandungan nutrisi makanan terhadap penyakit bisa berakibat pada pasien. Untuk bisa mengatasi hal tersebut di perlukan usaha keras dan juga edukatif yang perlu di lakukan oleh manajemen rumah sakit terhadap kemampuan dan keahlian seluruh sumber daya rumah sakit.
Di mana pengetahuan dan juga skill yang memadai akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan implementasi sistem Gizi seimbang dan juga tepat sasaran di rumah sakit.
Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari PUSAT DIKLAT bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHANKHUSUS : “GIZI SEIMBANG DI RUMAH SAKIT“
TUJUAN
Mampu merancang dan melakukan penelitian yang berkaitan dengan permasalahan gizi yang ada di rumah sakit secara mandiri. Sehingga peningkatan pelayanan dan mutu rumah sakit bisa berjalan dengan baik sesuai dengan yang di targetkan.
Para peserta pelatihan di harapkan memiliki pengetahuan dan juga ketrampilan dalam penanganan individu maupun general terkait dengan permasalahan gizi yang sering terjadi di rumah sakit
Memiliki ketrampilan dalam proses pengambilan keputusan dan juga tindakan segera dalam asuhan gizi rumah sakit sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran
Para peserta pelatihan memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai gizi rumah sakit sebagai suatu bagian dari sistem pelayanan kesehatan holistik yang mempunyai aspek medis, kesehatan masyarakat, pendidikan dan juga bisnis.
Mampu menangani pasien terkait dengan gizi, serta merancang menu makanan bagi pasien di rumah sakit sesuai dengan kebutuhan.
MATERI
Analisa dan Penilaian kandungan nutrisi makanan pasien
Kajian dasar dan teknik penyedian porsi dan menu makanan
Tinjauan umum dan pemahaman dasar nutrisi serta gizi seimbang
Teknik Distribusi, Pengolahan dan Penyimpanan Makanan di rumah sakit
Pengelolaan dan frekuensi waktu makan
Perancangan dan Program Implementasi Tata Gizi Seimbang
Ceramah
Diskusi
Simulasi
Penyusunan Program
BIAYA & FASILITAS
Paket A Rp 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training kit, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.
Paket B Rp 4.500.000,-/peserta Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari. Training kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.
TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel (MALIOBORO) Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta
Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 082324284296/081228859896
E-mail : Pusatdiklat_konsultan@yahoo.co.id
Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a/n. CV Pusat Diklat, No. Rek. : 137-00-1698692-5 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.
Catatan :
Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan